Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sinergi Dua Daerah Pesisir: Sinjai dan Penajam Paser Utara Sepakat Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:07 WIB Last Updated 2026-10-14T01:07:36Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI SELATAN - Pemerintah Kabupaten Sinjai resmi membuka babak baru dalam pengembangan potensi daerah dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Langkah ini ditandai melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama pembangunan antardaerah yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sinjai pada Selasa sore (13/10/2026). 

Kemitraan lintas pulau ini dirancang untuk memperluas jaringan pasar, memperkuat rantai pasok pangan, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk menonjolkan berbagai potensi unggulan daerahnya di panggung yang lebih luas. Berada di kawasan bahari dan agraris, Sinjai mencatatkan capaian mengagumkan di sektor perikanan yang menembus produksi lebih dari 94 ribu ton pada tahun 2025. 

Di samping hasil laut dan rumput laut, Sinjai juga disokong oleh hasil bumi seperti kopi, cengkeh, kakao, padi, serta jagung. Melalui posisi strategis Penajam Paser Utara yang menjadi pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), Sinjai siap mengambil peran sebagai penyuplai kebutuhan pangan sekaligus mendorong masuknya investasi dan penguatan UMKM lokal.

Menanggapi kerja sama tersebut, Bupati Penajam Paser Utara, H. Mudyat Noor, menilai kolaborasi ini sebagai langkah cerdas dalam mengoptimalkan sumber daya masing-masing daerah. Walau sama-sama memiliki wilayah pesisir dan agraris, Penajam Paser Utara yang kuat di sektor kelapa sawit akan sangat terbantu oleh ragam komoditas pangan dan hasil laut dari Sinjai. 

Prosesi penandatanganan yang turut disaksikan oleh Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Masda, jajaran pimpinan dan pejabat pemerintah dari kedua daerah ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial belaka, melainkan langsung ditindaklanjuti dengan aksi nyata demi menjaga kestabilan harga, menekan inflasi, dan meningkatkan kesejahteraan warga di kedua wilayah. (Adv).
×
Berita Terbaru Update