Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kapolres Sinjai Terima 75 Siswa Latja SPN Polda Sulsel, Tekankan Disiplin dan Karakter

Senin, 27 April 2026 | 12:38 WIB Last Updated 2026-04-27T04:38:47Z

PAPARAZZIINDO.com. ​SINJAI - Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman, memimpin langsung upacara penerimaan 75 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Bintara) Polri dari SPN Polda Sulsel untuk melaksanakan Latihan Kerja (Latja) di Mapolres Sinjai, Senin (27/4/2026). 

Pantauan di lapangan, prosesi upacara yang semula direncanakan di lapangan terbuka dipindahkan ke Aula Parama Satwika Mapolres Sinjai, karena hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sinjai.

​Acara penyambutan ini ditandai dengan penyematan pita latihan kerja kepada perwakilan siswa sebagai simbol dimulainya masa praktik lapangan. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sinjai, para Kasat, pembina dari SPN, hingga Kapolsek jajaran. Dalam pelaksanaannya, Ipda Andi Sulaeman bertindak sebagai komandan upacara dengan barisan peserta yang terdiri dari personel Polres Sinjai dan seluruh siswa Latja.

​Selama dua minggu ke depan, sebanyak 75 siswa tersebut akan disebar ke berbagai satuan fungsi di Polres Sinjai. Penempatan ini bertujuan agar para siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai dinamika tugas kepolisian di lapangan. 

AKBP Jamal Fathur Rakhman menegaskan bahwa masa Latja adalah momentum krusial untuk membentuk karakter dan memperkuat mental sebelum mereka resmi bertugas sebagai anggota Polri.

​Dalam arahannya, Kapolres meminta seluruh siswa untuk serius mengikuti setiap tahapan pembelajaran dan tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga ini. Ia berharap waktu yang singkat ini dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam mengenali lingkungan tugas yang sebenarnya.

Selain aspek teknis, Jamal juga menekankan pentingnya menjaga etika, disiplin, dan tanggung jawab agar mampu mencerminkan nilai luhur Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

​Menutup arahannya, Kapolres mengingatkan para siswa untuk menjaga nama baik institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran. 

Selain fokus pada aplikasi ilmu kepolisian, para siswa juga diminta tetap memperhatikan kesehatan, keselamatan diri, serta menjaga kebersihan lingkungan selama masa latihan. 

Melalui program ini, para siswa diharapkan tumbuh menjadi anggota Polri yang profesional, humanis, dan memiliki integritas tinggi dalam melayani masyarakat. (*).
×
Berita Terbaru Update