Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kasus Dugaan Pembobolan Brankas di BRI Unit Sangiaserri, Pinca BRI Sinjai: Kami Terapkan "Zero Tolerance"

Jumat, 24 April 2026 | 11:41 WIB Last Updated 2026-04-24T03:42:17Z

​PAPARAZZIINDO.com. SINJAI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Sinjai memberikan pernyataan resmi terkait dugaan kasus pembobolan brankas di Kantor Unit Sangiaserri yang melibatkan oknum internal.

​Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Sinjai, H.M. Dandy Wardana, menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap terduga pelaku.

​"BRI berkomitmen untuk bersikap proaktif dan kooperatif dalam membantu pihak berwenang memberikan data serta informasi yang diperlukan guna pengungkapan kasus ini," ujar Dandy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/4/2026).

​Hasil Deteksi Internal

​Dandy menjelaskan bahwa terungkapnya kasus ini merupakan buah dari sistem pengawasan internal perusahaan. Ia memastikan BRI akan terus melakukan perbaikan prosedur operasional guna mencegah praktik serupa terjadi di masa depan.

​Lebih lanjut, pihak manajemen menjamin keamanan dana masyarakat di unit tersebut.
​"BRI memastikan bahwa kejadian ini tidak akan merugikan nasabah yang beritikad baik di Unit Sangiaserri maupun di seluruh jaringan BRI lainnya," ucapnya.

​Sanksi Berat bagi Pelaku

​Menanggapi keterlibatan oknum pegawai, Dandy menekankan bahwa BRI menjunjung tinggi nilai Good Corporate Governance (GCG) dan tidak memberikan ruang bagi tindakan kecurangan.

​Pihak BRI memastikan akan mengambil langkah tegas, baik secara hukum maupun organisasi.
​"BRI menerapkan kebijakan Zero Tolerance terhadap seluruh tindakan fraud. 

Setiap oknum yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta diberikan sanksi internal yang berat," tegas Dandy. (*).
×
Berita Terbaru Update