PAPARAZZIINDO.com. MAKASSAR SULAWESI SELATAN – Perjalanan menuju impian jarang sekali mulus tanpa hambatan. Hal itulah yang dialami Muh. Ibnu Maulana Putra. Pemuda asal Makassar ini membuktikan bahwa batas akhir dari perjuangan bukanlah kegagalan, melainkan ketika seseorang memilih untuk berhenti berusaha.
Sempat menelan kekecewaan lantaran gagal menembus ketatnya seleksi Akademi Militer (Akmil), alumni SMAN 17 Makassar lulusan 2025 tersebut menolak untuk larut dalam kesedihan.
Ibnu merapikan kembali mimpinya, memperketat porsi latihan fisik, serta memperdalam persiapan akademiknya untuk menatap peluang baru di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026.
Kegigihan dan ketabahan itu akhirnya terbayar tuntas. Nama Ibnu resmi diumumkan lolos sebagai Calon Praja IPDN 2026, memicu haru dan rasa bangga yang mendalam bagi keluarga besar sang ayah, Kasat Lantas Polres Sinjai AKP Sudirman.
AKP Sudirman mengungkapkan bahwa momen kelulusan sang putra merupakan buah dari konsistensi dan doa yang tak pernah putus. Menurutnya, pengalaman pahit saat gagal di Akmil justru membentuk mentalitas pantang menyerah dalam diri Ibnu hingga mampu berdiri tegak di titik saat ini.
Kini, Ibnu bersiap melangkah memasuki gerbang pendidikan pamong praja dengan motto Bhinneka Nara Eka Bhakti. Rekam jejak perjuangannya hadir menjadi catatan inspiratif bagi jajaran generasi muda di Sulawesi Selatan, bahwa kegagalan seleksi bukanlah penutup masa depan, melainkan ujian pembentukan mental sebelum meraih keberhasilan yang sesungguhnya.
Ucapan syukur pun datang dari keluarga besar Polres Sinjai yang turut menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Ibnu diharapkan dapat menjalani pendidikan di IPDN dengan disiplin, menjaga nama baik keluarga dan daerah, serta kelak menjadi abdi negara yang amanah dan melayani masyarakat.