PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI SELATAN — Pemerintah Kabupaten Sinjai mengambil langkah antisipatif untuk mengamankan sektor pertanian daerah dari ancaman kekeringan.
Melalui sinergi bersama Kementerian Pertanian (Kementan), sebanyak 22 unit pompa air didistribusikan langsung kepada kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Sinjai.
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, di Rumah Jabatan Bupati Sinjai pada Rabu (4/11/2026).
Langkah ini menjadi jawaban atas kebutuhan vital para petani dalam menjaga pasokan irigasi, khususnya pada lahan tanaman pangan dan hortikultura agar produktivitas panen tidak merosot.
Bupati Ratnawati mewanti-wanti para penerima agar bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Ia menekankan bahwa pompa air tersebut merupakan aset kelompok, bukan milik pribadi pengurus. Kedisiplinan dalam perawatan berkala juga menjadi poin penting yang disampaikan Bupati agar fungsi alokasi alat ini bertahan dalam jangka panjang.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Sinjai, H. Kamaruddin, mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah pusat. Menurutnya, perhatian Presiden RI dan Menteri Pertanian sangat membantu daerah dalam melengkapi sarana pertanian yang dibutuhkan masyarakat di lapangan.
Guna memaksimalkan efektivitas bantuan, DTPHP Sinjai menyiagakan para penyuluh pertanian di setiap kecamatan untuk memberikan edukasi dan pendampingan teknis.
Upaya terpadu antara penyediaan sarana dan pembinaan ini diharapkan tidak hanya menyelamatkan tanaman dari risiko kekurangan air, tetapi juga memperkokoh ketahanan pangan Kabupaten Sinjai secara berkelanjutan. (Adv).