Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dapat Restu IAS, Andi Ceceng Menguat di Bursa Calon Ketua Golkar Sinjai, Ini Rekam Jejaknya

Senin, 02 November 2026 | 13:28 WIB Last Updated 2026-11-02T05:28:11Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI SELATAN — Bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sinjai periode 2026–2031 kian memanas. Nama Andi Rusmiati Rustham atau yang akrab disapa Andi Ceceng Nanang mulai mencuat ke permukaan sebagai kandidat kuat pemegang tongkat estafet kepemimpinan partai beringin tersebut.

Kader senior yang kini menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Sinjai itu dikabarkan telah mengantongi restu dan sinyal dukungan langsung dari Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

Informasi dari internal partai menyebutkan, kepemimpinan baru Golkar Sulsel mendorong terjadinya penyegaran struktur organisasi di Kabupaten Sinjai. Dorongan ini menguat seiring munculnya aspirasi dalam survei internal yang melibatkan sejumlah tokoh masyarakat serta sesepuh partai setempat.

Dengan dinamika tersebut, Andi Rusmiati diproyeksikan menjadi salah satu figur utama untuk menggantikan Ketua DPD Golkar Sinjai saat ini, Andi Kartini Ottong.

Tokoh partai Golkar Sinjai, Muh. Dahlan, mengonfirmasi kabar sinyal dukungan tersebut. Menurutnya, IAS menginginkan sosok pemimpin yang lebih enerjik dan adaptif demi menjaga ritme pergerakan mesin partai.

"Soal suksesi di Sinjai, sepertinya Pak IAS menginginkan figur baru yang lebih enerjik. Ini berdasarkan survei internal. Andi Ceceng punya potensi untuk itu. Apalagi, Pak IAS sudah memberi restu ketika Andi Ceceng menemuinya," ungkap Dahlan.

Rekam Jejak Panjang di Politik dan Organisasi

Mencuatnya nama Andi Rusmiati bukan tanpa alasan. Perempuan kelahiran Ujung Pandang, 22 Agustus 1973, ini mencatatkan rekam jejak yang cukup panjang, baik di ranah politik praktis, keorganisasian masyarakat, hingga cabang olahraga.

Di struktur internal partai, selain memimpin Fraksi Golkar di DPRD Sinjai, ia juga memangku jabatan strategis sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sinjai, Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Sinjai, serta Bendahara Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Sinjai.

Kiprah sosial kepemimpinannya meluas hingga ke berbagai lembaga non-partai. Andi Ceceng saat ini memimpin Himpunan Wanita Karya (HWK) Sinjai dan Majelis Daerah Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Sinjai. 

Di bidang olahraga, ia dipercaya menahkodai Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Sinjai sekaligus menjabat jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sinjai.

Tak hanya itu, posisinya tercatat aktif di lingkup lintas organisasi, di antaranya:

Ketua DPC Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (ASPRINDO) Sinjai

Sekretaris Perempuan Indonesia Maju (PIM) Sinjai

Bendahara Pemuda Pancasila Sinjai

Pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan TP PKK Sinjai

Latar Belakang Akademis dan Garis Keturunan

Secara akademis, Andi Ceceng mengantongi latar belakang keilmuan di bidang eksakta. Ia merupakan lulusan S1 Teknik Sipil yang menempuh perjalanannya dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) hingga menuntaskan gelar sarjananya di Universitas Andi Djemma Makassar.

Riwayat pendidikannya dimulai dari SD Negeri 3 Sinjai, SMP Negeri 1 Sinjai, sempat menimba ilmu di SMA 277/1 Sinjai, hingga lulus dari SMA Negeri 8 Makassar.

Darah politiknya mengalir dari sang ayah, almarhum H. Andi Rustham, BE, sosok mantan anggota DPRD Sinjai, serta ibundanya, Andi Sriharti.

Dalam kehidupan berkeluarga, ia didampingi suami, dr. H. Nanang Tata, M.Kes, dan dikaruniai dua putri: Andi ST. Inara Tenri Bau Putri (saat ini menempuh studi di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin) dan Andi ST. Celita Tenri Waru Putri (siswi SMA Negeri 1 Sinjai).

Penentuan Arah Kepemimpinan di Musda

Kombinasi antara kematangan organisasi, latar belakang pendidikan, serta sokongan elite politik menjadikan Andi Rusmiati sebagai poros baru dalam suksesi kepemimpinan Golkar di Sinjai.

Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun ini bakal menjadi panggung krusial penentu arah Partai Golkar Sinjai selama lima tahun mendatang.

Akankah partai tetap mempertahankan kepemimpinan Andi Kartini Ottong, atau justru memberikan karpet merah bagi figur baru seperti Andi Ceceng? Keputusan final akan ditentukan melalui mekanisme resmi organisasi dalam forum Musda mendatang. (*).
×
Berita Terbaru Update