PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI SELATAN — Musibah kecelakaan laut terjadi di kawasan perairan Desa Buhung Pitue, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, pada Selasa (13/10/2026) malam sekitar pukul 20.00 WITA.
Insiden tersebut melibatkan perahu Joloro KMN Tilong 03 yang dikemudikan oleh juragan bernama Ebar dengan sebuah kapal penongkol.
Peristiwa nahas ini bermula saat KMN Tilong 03 berlayar di sekitar perairan Pulau Burunglohe menuju lokasi kapal bagan. Namun di tengah perjalanan, kapal tersebut justru berbenturan keras dengan kapal penongkol. Benturan hebat itu menyebabkan lambung KMN Tilong 03 mengalami pecah hingga akhirnya tenggelam ke dasar laut.
Dari total penumpang di atas kapal, sebanyak tujuh anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat ke kapal penongkol. Kendati demikian, satu orang ABK bernama Syamsul Alam (26), warga Lingkungan Tokka, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, dinyatakan hilang tenggelam dan hingga kini belum ditemukan.
Plt Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, membenarkan adanya insiden kecelakaan laut tersebut saat ditemui di Mapolres Sinjai. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama berbagai unsur terkait terus berupaya melakukan proses pencarian di sekitar titik lokasi kejadian.
Guna mengoptimalkan proses evakuasi dan pencarian korban hilang, petugas telah berkoordinasi secara intensif dengan Pos Basarnas Kabupaten Bone, Sat Polairud Polres Sinjai, Sat Polairud Polda Sulsel, Pos TNI AL Sinjai, serta Syahbandar Sinjai. Personel gabungan bersama pemilik kapal dan para nelayan setempat sampai saat ini masih menyisir perairan Pulau Sembilan demi menemukan keberadaan Syamsul Alam.
Berdasarkan analisis awal di lapangan, kecelakaan laut tersebut diduga kuat dipicu oleh minimnya sistem pencahayaan serta navigasi kapal yang kurang memadai saat berlayar di tengah kegelapan malam. Kondisi tersebut membuat jarak pandang terbatas hingga memicu benturan antar kapal tak terelakkan.