Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sinergi Dinkes Sinjai dan Yayasan NRL Gelar Pertemuan Penanganan Kusta

Kamis, 17 September 2026 | 09:02 WIB Last Updated 2026-09-17T01:03:09Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI SELATAN — Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai bergandengan tangan dengan Yayasan NRL Indonesia menggelar Pertemuan Review Tahunan Program Pencegahan dan Pengendalian Kusta di Gedung Pertemuan Wisma Sanjaya, Sinjai. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (16-17/9/2026), menjadi forum strategis dalam memperkuat tindak lanjut kerja sama penanggulangan kusta bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. H. Kahar Anies, Sp.B., ini menghadirkan para kepala puskesmas serta pengelola program kusta dari seluruh wilayah Kabupaten Sinjai. 

Pertemuan ditujukan untuk membedah situasi terkini, mengevaluasi capaian program, memetakan kendala di lapangan, hingga merumuskan langkah percepatan pemutusan rantai penularan.

Penanganan kusta di Kabupaten Sinjai saat ini membutuhkan perhatian ekstra. Angka prevalensi kusta di wilayah ini tercatat masih berada di atas rata-rata nasional yang diharapkan, yakni 2,1 per 100.000 penduduk. Temuan kasus baru juga masih terus bermunculan, termasuk pada kelompok anak-anak serta ditemukannya kasus yang sudah mengalami kecacatan tingkat II.

Menyikapi kondisi tersebut, penguatan program profilaksis kusta menjadi salah satu strategi utama yang disepakati. Fokus akselerasi diarahkan pada peningkatan investigasi kontak serta percepatan pemberian obat pencegahan bagi kontak erat yang memenuhi kriteria medis.

Melalui evaluasi berkala ini, Dinkes Sinjai dan Yayasan NRL Indonesia mendorong penguatan koordinasi lintas puskesmas demi merespons kendala lapangan secara cepat. Sejumlah langkah prioritas dirumuskan, meliputi efektivitas pelacakan kontak, percepatan pemberian medikasi pencegahan, peningkatan kepatuhan minum obat bagi pasien, hingga edukasi masif kepada masyarakat.

Langkah terpadu ini diharapkan mampu mendeteksi kasus lebih dini, mencegah risiko kecacatan permanen, memutus mata rantai penularan, serta membangun pemahaman yang selaras di antara para pemangku kepentingan demi penanganan kusta yang terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Sinjai. (Adv).
×
Berita Terbaru Update