Jajaran Pemkab Sinjai bersama PT. Moya Indonesia. (Foto: Ist).
PAPARAZZIINDO.com. SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai mulai mengambil langkah serius untuk membenahi sengkarut pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayahnya.
Langkah ini ditandai dengan pertemuan strategis antara Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, bersama jajaran PT Moya Indonesia di Command Center Sinjai, Selasa (07/04/2026), guna membahas rencana pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Andi Jefrianto Asapa mengungkapkan bahwa problematika pengelolaan air minum di Sinjai saat ini mencakup persoalan kompleks, mulai dari kendala teknis hingga efisiensi manajerial.
Menurutnya, kolaborasi dengan sektor swasta menjadi opsi strategis untuk membawa perubahan nyata melalui skema yang terukur dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin kerja sama ini hanya berhenti pada kesepakatan formal tanpa adanya dampak signifikan bagi masyarakat luas.
Dalam diskusi tersebut, Sekda menekankan pentingnya penetapan indikator capaian yang jelas sebagai basis evaluasi berkala. Fokus utama yang dibidik adalah menekan angka kebocoran air serta optimalisasi instalasi pengolahan yang sudah tersedia.
Selain itu, sentuhan teknologi modern dalam sistem monitoring dan registrasi pelanggan menjadi poin krusial yang diharapkan lahir dari kemitraan ini untuk menciptakan tata kelola yang lebih efisien dan transparan.
Meski melibatkan pihak swasta, Andi Jefrianto menjamin bahwa orientasi utama proyek ini tetap pada pelayanan publik, bukan mengejar keuntungan semata.
Ia memastikan skema pembiayaan akan disusun dengan prinsip kehati-hatian agar kualitas layanan meningkat tanpa membebani tarif masyarakat.
Seluruh perangkat daerah pun diminta mengawal proses kajian hingga implementasi secara terintegrasi demi mewujudkan kedaulatan air bersih di Kabupaten Sinjai. (Adv).