Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Rujab Bupati Sinjai Dikepung Massa

Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB Last Updated 2026-03-25T12:05:05Z


PAPARAZZIINDO.com. ​MAKASSAR – Gelombang protes warga Dusun Tonrong, Desa Terasa, akhirnya pecah di depan Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Rabu (25/3/2026). 

Belasan pemuda dan masyarakat setempat mendatangi kediaman orang nomor satu di Sinjai tersebut untuk menagih janji keadilan infrastruktur yang dianggap tak kunjung terealisasi.

​Aksi yang dimulai sejak siang hari ini diwarnai dengan orasi tajam yang mengkritik ketimpangan pembangunan di Kabupaten Sinjai. Israil, salah satu koordinator lapangan, menegaskan bahwa kondisi jalan di Dusun Tonrong sudah bertahun-tahun diabaikan oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, meskipun kepemimpinan di Kabupaten Sinjai terus berganti, aspal yang mereka dambakan tak pernah sampai ke wilayah mereka di Sinjai Barat. Kekecewaan warga ini didasari atas dampak ekonomi yang cukup berat.

Kerusakan jalan tersebut telah menghambat distribusi hasil panen petani dan membatasi mobilitas warga sehari-hari. Massa menilai, pemerintah daerah saat ini seolah menutup mata terhadap fakta di lapangan, padahal pemerataan pembangunan merupakan salah satu visi utama yang dijanjikan kepada masyarakat.

​Peserta aksi lainnya, Ipung, dalam orasinya menyebut bahwa pembangunan di Kabupaten Sinjai masih sangat terpusat di wilayah perkotaan. Ia menyayangkan sikap pemerintah yang seolah menganaktirikan Dusun Tonrong, padahal wilayah tersebut merupakan bagian integral dari Sinjai yang akses jalannya sangat vital bagi kehidupan ekonomi warga perdesaan.

​Situasi di depan Rumah Jabatan Bupati sempat memanas saat massa mulai memblokir badan jalan, yang mengakibatkan arus lalu lintas di pusat kota Sinjai Utara tersendat.

Ketegangan fisik antara peserta aksi dan aparat kepolisian pun sempat terjadi dalam aksi dorong-dorongan. Beruntung, kericuhan tidak meluas setelah pihak kepolisian dan koordinator lapangan berhasil melakukan negosiasi untuk menenangkan massa yang emosional.

​Meski sempat mereda, massa menegaskan bahwa aksi ini barulah permulaan. Mereka mengancam akan membawa gelombang massa yang lebih besar menuju Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Kantor DPRD Sinjai. 

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa tuntutan perbaikan jalan di Dusun Tonrong masuk dalam agenda prioritas pemerintah daerah dan segera dikerjakan dalam waktu dekat. (Fd).
×
Berita Terbaru Update