Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Lima Hari Hilang di Laut, ABK Asal Sinjai Akhirnya Ditemukan di Perairan Bulukumba

Rabu, 04 Februari 2026 | 19:58 WIB Last Updated 2026-02-04T11:58:12Z

PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI – Upaya pencarian terhadap Muh. Aidil Takbir (20), anak buah kapal (ABK) KM 3 Putri 777 yang dilaporkan terjatuh di perairan Sinjai sejak Sabtu lalu, berakhir duka.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir pantai Turungan Beru, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Rabu (4/2/2026).

Penemuan korban bermula dari laporan warga melalui media sosial yang menyebutkan adanya sesosok jenazah yang mengapung di perairan tersebut pada pukul 15.30 WITA. Saat itu, seorang nelayan setempat yang hendak berlabuh di Pelabuhan Herlang secara tidak sengaja menemukan korban dan langsung melakukan evakuasi awal.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas ini bermula ketika KM 3 Putri 777 bertolak dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa, Sinjai, pada Jumat (30/1/2026) pukul 13.30 WITA untuk mencari ikan. 

Namun, pada Sabtu pagi (31/1/2026) sekitar pukul 06.30 WITA, Aidil diduga terjatuh dari kapal. Tamrin, juragan kapal, menyadari hilangnya salah satu ABK-nya dan sempat melakukan upaya pencarian mandiri di sekitar lokasi kejadian, namun hasilnya nihil. 

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada otoritas terkait hingga memicu operasi SAR gabungan.

Evakuasi dan Penyerahan Jenazah

Mendapat informasi penemuan di Bulukumba, Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi melalui jalur darat menuju Dusun Balangerasa, Kelurahan Bontokamase.

"Tim tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WITA dan langsung menuju titik koordinat korban menggunakan perahu karet," tulis laporan resmi Tim SAR Gabungan melalui A. Octave Amir (Analis Kebencanaan) BPBD Sinjai.

Setibanya di darat, korban yang teridentifikasi sebagai warga Jalan Cakalang, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Herlang untuk menjalani proses autopsi.

Langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan meliputi:
Koordinasi lintas wilayah antara BPBD Kabupaten Sinjai dan BPBD Kabupaten Bulukumba.

Evakuasi medis dan autopsi di fasilitas kesehatan terdekat.

Penyerahan jenazah secara resmi kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Saat ini, jenazah telah dipulangkan ke rumah duka di Sinjai.

Kepergian Aidil di usia muda menjadi pengingat akan tingginya risiko keselamatan kerja bagi para nelayan dan ABK di perairan terbuka, terutama saat cuaca sulit diprediksi. (Pz).
×
Berita Terbaru Update