Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Makassar Terkepung Banjir, Walikota Turun Pantau dan Pastikan Keselamatan Warganya

Senin, 13 Februari 2023 | 13:26 WIB Last Updated 2025-05-17T01:50:03Z

PAPARAZZIINDO.COM – Hujan dengan intensitas lebat sejak senin dini hari dan air pasang, (13/02/2023) melanda Kota Makassar. Dengan kondisi cuaca ekstrem ini, telah menyebabkan kota makassar terkepung banjir setinggi satu meter di sejumlah ruas jalan Kota Makassar.

Kondisi jalan Sulawesi, Kota Makassar tergenang banjir. (Foto: Dang).

Untuk memastikan keselamatan warganya, Walikota Makassar, Moh.Danny Pomanto turun langsung ke lapangan memantau dan mengimbau warga agar waspada terhadap bencana banjir dan meminta kepada seluruh Kepala Sekolah agar memulangkan siswanya ke rumah masing-masing.

Jalan Bawakaraeng Makassar. (Foto: Ist)

Lewat pantauan aplikasi cuaca di smartphonenya, Danny Pomanto menyampaikan hujan lebat hingga sore hari akan bertemu dengan pasang tertinggi.

Sebelumnya, Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem melanda Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar. Peringatan dini cuaca ekstrem tersebut diperkirakan terjadi mulai 12-16 Februari 2023

Danny Pomanto minta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Makassar untuk bersiap melakukan penanganan bencana. “Semua SKPD segera mempersiapkan diri (melakukan penanganan bencana,” tegas Danny via pesan WhatsApp, Senin (13/2/2023).
.
Berdasarkan pres rilis nomor: B/ME.02.04/026/KBB4/I1/2023, BMKG menyampaikan, monitoring dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan.
Terpantau adanya Tekanan Rendah (Low Pressure Area) di wilayah Australia bagian utara yang menginduksi peningkatan kecepatan angin dan membentuk daerah konvergensi.

Madden Julian Oscillation (MJO) berada pada kuadran 4 (Maritime Continent) yang berkontribusi terhadap proses pembentukan
awan hujan.

Model cuaca menunjukkan kelembapan udara lapisan atas hingga ketinggian 700 mb dalam kondisi basah (70-90 persen). Prakiraan tanggal 12-16 Februari 2023, hujan dengan intensitas lebat – sangat lebat berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat.

Meliputi Kab/Kota Pinrang, Pare-Pare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Takalar.

Sementara Wilayah Sulawesi Selatan bagian tengah meliputi Kab. Sidrap, Soppeng, Gowa. Wilayah Sulawesi Selatan bagian selatan meliputi Kab. Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Kepulauan Selayar. Wilayah Sulawesi Selatan bagian timur meliputi Kab Bone, Sinjai.

Serta Potensi Angin kencang di Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan.
Selain itu masyarakat diimbau mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan.

Gelombang dengan kategori Sedang (Gel. 1,25 -2,5 m) terjadi di Perairan Pare-pare, Perairan Spermonde Pangkep, Perairan barat Kepulauan Selayar, Perairan Sabalana, Teluk Bone bagian utara.

Kemudian Teluk Bone bagian selatan, Perairan timur Kep. Selayar, Laut Flores bagian utara, Laut Flores bagian barat, Perairan P. Bonerate, Kalaotoa bagian utara, dan Perairan P. Bonerate Kalaotoa bagian selatan.

Gelombang dengan kategori Tinggi (Gel 2,5- 4,0 m) di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Spermonde Pangkep bagian barat, Perairan Spermonde Makassar bagian barat, dan Laut Flores bagian timur.

Peringatan Dini: Kota/Kab. Pinrang, Pare-Pare, Sidrap, Soppeng, Barru, Pangkajene dan Kepulauan,Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Bone, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar.

Menyikapi kondisi di atas diharapkan para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.

Dampak tersebut antara lain genangan atau banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, dan keterlambatan jadwal penerbangan atau pelayaran.

Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik. (**)

×
Berita Terbaru Update