Bupati Sinjai, Ratnawati Arif saat turun berikan bantuan kepada warga korban kebakaran. (Foto: Ist).
PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI SELATAN — Suasana duka menyelimuti warga Dusun Karampuang, Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kebakaran hebat melalap empat unit rumah warga hingga rata dengan tanah pada Senin (19/10/2026) dini hari.
Amuk si jago merah yang terjadi sekitar pukul 01.13 WITA tersebut bermula dari rumah panggung milik Siming (60), seorang ibu rumah tangga yang tinggal sendirian. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Selain menghanguskan empat tempat tinggal, musibah ini juga melalap berbagai barang berharga hingga kendaraan bermotor milik warga. Total kerugian materiil akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp 725 juta.
Mendengar kabar musibah tersebut, Bupati pertama perempuan di Sinjai Hj. Ratnawati Arif langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Di tengah sisa-sisa puing bangunan yang hangus, Ratnawati menemui para korban secara langsung untuk menyampaikan rasa simpati sekaligus menyalurkan bantuan tanggap darurat.
Dalam kunjungannya, Ratnawati menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendampingi masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Ia mengungkapkan betapa pentingnya rasa kebersamaan dan ketabahan dalam menghadapi ujian berat ini.
"Kehadiran kami semua di sini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana kebakaran," ujar Ratnawati saat memberikan penguatan moral kepada para korban di lokasi.
Ia menyadari bahwa musibah tidak pernah bisa diduga. Namun, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan ekstra dari seluruh lapisan masyarakat, terutama saat memasuki musim kemarau yang rentan memicu kebakaran.
Ratnawati juga menyoroti tantangan medan dan kondisi alam serta jarak tempuh yang cukup jauh menuju lokasi musibah di wilayah Sinjai Barat.
Meski demikian, pemerintah daerah bersama berbagai instansi bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Pemerintah Kabupaten Sinjai menyalurkan berbagai jenis bantuan mendesak, mulai dari perlengkapan rumah tangga, sembako, pakaian, kasur, makanan siap saji, tenda penampungan sementara, kidsware, family kit, hingga bantuan uang tunai.
Penyaluran bantuan ini merupakan hasil sinergi dari Dinas Sosial Sinjai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Baznas Sinjai, serta jajaran pemerintah kecamatan dan desa setempat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para korban yang kehilangan harta benda dalam sekejap.
Dukungan tanggap cepat ini disambut haru oleh warga. Salah seorang korban terdampak, Hardiansyah, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian Bupati Sinjai dan jajarannya yang bersedia datang langsung ke pelosok desa di tengah situasi sulit yang mereka hadapi. (Adv).
Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan lapangan tersebut antara lain Kepala Dinas Sosial Sinjai Andi Baso Mangunrawa, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Sinjai Tamzil Binawan, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Sinjai Andi Ikramullah.