PAPARAZZIINDO.com. SINJAI - Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menerjunkan Tim Ahli Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG) serta Dokter Spesialis Anak (Sp.A) ke seluruh Puskesmas se-Kabupaten Sinjai.
Langkah ini dilakukan secara bertahap guna meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal, serta memperkuat sistem rujukan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Mewakili Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Bdn. Hj. Nursaidah, turun langsung mendampingi pelaksanaan kegiatan bersama tim dokter spesialis untuk memberikan pembinaan serta penguatan kapasitas bagi para tenaga kesehatan di puskesmas.
Nursaidah menegaskan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak hingga ke tingkat dasar.
Ia meminta seluruh dokter, bidan, dan perawat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kompetensi klinis, meningkatkan koordinasi lintas profesi, serta mengoptimalkan penerapan standar pelayanan dan sistem rujukan maternal-neonatal.
Menurut Nursaidah, kehadiran dokter spesialis di puskesmas bukan sekadar wadah peningkatan kapasitas, melainkan momentum penting untuk menyamakan persepsi dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas bagi ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, maupun anak. Ia berharap hasil pendampingan ini diimplementasikan secara berkelanjutan demi menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Sinjai.
Fokus utama pendampingan ini mencakup peningkatan kompetensi penanganan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, deteksi dini faktor risiko kehamilan, tata laksana kegawatdaruratan, hingga optimalisasi sistem rujukan. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang diskusi kasus dan evaluasi pelayanan guna memperkuat jejaring antara puskesmas dan rumah sakit rujukan.
Lewat program yang menjangkau seluruh puskesmas ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai terus berkomitmen memastikan setiap ibu dan anak di wilayahnya memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan sesuai standar. (Adv).