Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bersama Kemenag, Pemkab Sinjai Deklarasikan Pesantren Ramah Anak dan Gelar Pelatihan Dai

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:13 WIB Last Updated 2026-07-22T04:13:36Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang bebas dari kekerasan. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, mewakili Bupati Sinjai menghadiri Deklarasi Komitmen Pesantren Ramah Anak melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (RANA) yang dirangkaikan dengan pembukaan Pelatihan Dai dan Imam Masjid di Kampus Al Markaz Al Islamy Sinjai, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan besutan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sinjai ini mengusung tema "Mewujudkan Lingkungan Pendidikan Islam yang Aman, Nyaman, Melindungi dan Menghargai Hak-Hak Anak". Inisiatif ini menjadi momentum penting untuk menjamin seluruh pesantren dan madrasah di Sinjai steril dari aksi perundungan, kekerasan fisik, verbal, seksual, hingga ancaman di ruang digital.

Dalam sambutannya, Sekda Andi Jefrianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenag Sinjai dan Ponpes Al Markaz Al Islamy. Ia menekankan bahwa Gerakan Nasional RANA merupakan langkah strategis mengingat pesantren memegang peran vital dalam membentuk karakter serta spiritualitas generasi muda. 

Perlindungan anak, tegasnya, adalah tanggung jawab kolektif antara pemerintah, pengelola lembaga pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, hingga masyarakat luas.

Bersamaan dengan agenda deklarasi tersebut, Andi Jefrianto turut membuka secara resmi Pelatihan Dai dan Imam Masjid. Pemkab Sinjai berharap program ini mampu melahirkan sosok dai dan imam yang berkualitas, profesional, serta berintegritas tinggi untuk memakmurkan masjid sekaligus mengawal pembangunan daerah.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Sinjai, H. Faried Wajedi, memastikan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan Pemkab Sinjai dan para pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan guna menjamin implementasi Pesantren Ramah Anak dapat berjalan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Sinjai.

Agenda strategis ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Plt. Kadis Sosial Andi Tenri Rawe Baso, Kadis P3AP2KB, Andi Ariany Djalil, Kabag Kesra Setdakab Sinjai H. Kamriah Yusuf, para pimpinan pondok pesantren, hingga tokoh agama setempat. (Adv).
×
Berita Terbaru Update