PAPARAZZIINDO.com. SINJAI – Puskesmas Pulau Sembilan resmi menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan II sekaligus Forum Konsultasi Publik di Aula Pertemuan Puskesmas Pulau Sembilan, Rabu (3/6/2026).
Pertemuan strategis ini menjadi wadah koordinasi untuk memantau cakupan layanan kesehatan sekaligus membuka ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan kritik dan masukan konstruktif demi peningkatan mutu pelayanan di wilayah kepulauan tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sinjai yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan, Andi Jefrianto Adapa, membuka langsung kegiatan tersebut.
Dalam arahannya, Andi Jefrianto menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk mewujudkan Pulau Sembilan bebas stunting. Ia menekankan beberapa poin krusial yang menjadi perhatian pemerintah, di antaranya pengendalian penyakit menular dan tidak menular, optimalisasi cakupan imunisasi, penguatan Posyandu era baru, hingga peningkatan kesehatan ibu dan anak serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Senada dengan hal tersebut, Camat Pulau Sembilan, Azharuddin juga memberikan dukungan penuh terhadap program prioritas pemerintah daerah, khususnya terkait percepatan penurunan angka stunting dan penguatan peran kader Posyandu di tingkat desa.
Sinergitas lintas sektor ini dipandang sebagai kunci utama dalam mendongkrak derajat kesehatan masyarakat setempat agar lebih responsif dan berkualitas.
Momentum ini juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial melalui penyerahan bantuan nutrisi berupa telur kepada masyarakat. Bantuan ini merupakan kontribusi dari komunitas Orang Tua Asuh Pulau Harapan melalui inovasi "Say A Ting" atau Semangat Gotong Royong Cegah Stunting.
Kehadiran berbagai elemen dalam kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan kokoh untuk memperkuat program kesehatan yang lebih menyentuh kebutuhan nyata warga Pulau Sembilan di masa mendatang. (Adv).