PAPARAZZIINDO.com. SINJAI – Medan berat dan akses yang sulit bukan menjadi penghalang bagi Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk memberikan pelayanan kesehatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai terjun langsung ke Dusun Balantieng, Desa Bonto Tengnga, Kecamatan Sinjai Borong, guna memastikan warga di pelosok mendapatkan penanganan medis yang layak.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu 24 Juni 2026 tersebut, tim kesehatan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan, Andi Jefrianto Asapa.
Perjalanan menuju Dusun Balantieng tergolong penuh tantangan. Tim harus menempuh jarak total 11 kilometer dari Puskesmas Borong Kompleks, dengan 4 kilometer terakhir harus dilalui dengan berjalan kaki selama 40 menit menembus medan yang menantang.
Dusun Balantieng yang berpenduduk 404 jiwa ini menjadi sasaran layanan karena letaknya yang terisolasi. Dari data yang dikumpulkan, terdapat sejumlah kondisi kesehatan yang mendesak, mulai dari balita stunting hingga warga yang menderita penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.
Selain itu, ada pula penderita gangguan jiwa yang memerlukan perhatian khusus.
Sebanyak 31 warga memanfaatkan layanan kesehatan yang dibuka oleh tim medis.
Berbagai jenis pemeriksaan diberikan, mulai dari konsultasi kesehatan umum, pengecekan ibu hamil dan nifas, hingga pemantauan tumbuh kembang balita. Tim kesehatan juga memberikan edukasi penting mengenai pola hidup sehat untuk mencegah penyakit di masa depan.
Andi Jefrianto Asapa menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh abai terhadap warga di wilayah terpencil. Baginya, akses kesehatan merupakan hak dasar yang harus dirasakan oleh setiap warga, tanpa memandang lokasi tempat tinggal mereka.
Kedatangan tim ke Dusun Balantieng adalah bentuk kehadiran negara untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dari sisi kesehatan.
Kedepannya, Pemkab Sinjai akan terus fokus pada penanganan kasus-kasus spesifik seperti stunting dan pendampingan ODGJ.
Sinergi dengan pemerintah desa dan kader kesehatan setempat akan terus ditingkatkan agar cakupan layanan kesehatan semakin luas.
Pihak Desa Bonto Tengnga menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian tersebut. Warga berharap kegiatan jemput bola ini rutin dilakukan agar kualitas kesehatan masyarakat di dusun terpencil tetap terjaga dengan baik.
Kunjungan ini pun menutup keraguan masyarakat akan sulitnya akses, sekaligus membuktikan komitmen Pemkab Sinjai dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata hingga ke pelosok.