PAPARAZZIINDO.com. SINJAI – Suasana Aula Mapolres Sinjai mendadak riuh rendah saat laga panas Piala Dunia 2026 antara Turki melawan Amerika Serikat tersaji di layar lebar, Jumat (26/6/2026).
Nonton bareng (nobar) yang mempererat silaturahmi ini dihadiri langsung oleh Wakapolres Sinjai Kompol Tamar, Kasat Intelkam AKP Hasan Loan, Plt Kasi Humas, sejumlah personel kepolisian, hingga awak media yang berbaur menjadi satu.
Ketegangan mulai terasa sejak peluit babak pertama ditiupkan. Kasat Intelkam Polres Sinjai, AKP Hasan Loan, sejak awal menunjukkan dukungannya kepada tim berjuluk The Crescent-Stars itu.
Pilihan tersebut rupanya diikuti oleh sebagian besar personel kepolisian dan jurnalis yang hadir. Di sisi lain, kubu Amerika Serikat tampak lebih sepi pendukung, di mana Ketua AMJI-RI Sinjai, Elang Suganda, bersama Andi Irfan Arjuna Jurnalis dari Media Diksiku.com menjadi segelintir sosok yang teguh menjagokan tim Negeri Paman Sam tersebut.
Pertandingan di lapangan hijau Los Angeles itu pun benar-benar menyedot emosi penonton. Amerika Serikat sempat memberikan kejutan dengan membobol gawang Turki lebih dulu. Namun, tak berselang lama, Turki merespons dengan tendangan spektakuler yang mengubah papan skor menjadi sama kuat.
Aksi saling balas gol terus berlanjut hingga kedudukan sempat imbang 2-2, membuat para penonton di Mapolres Sinjai terus berdiri dari kursinya sembari menahan napas.
Drama puncak justru tersaji di menit-menit akhir pertandingan.
Saat laga seolah akan berakhir imbang, Turki berhasil melesatkan bola ke gawang Amerika Serikat untuk ketiga kalinya. Sorak sorai pecah di dalam aula ketika skor akhir menunjukkan angka 3-2 untuk kemenangan Turki.
Hasil ini sekaligus membuktikan ketajaman prediksi jurnalis TV One, Andi Rahmat, yang sejak awal bersikukuh bahwa Turki akan keluar sebagai pemenang. AKP Hasan Loan tak mampu menyembunyikan kegembiraannya.
Ia berteriak girang dalam ruangan Aula Mapolres Sinjai kemenangan tim andalannya yang sukses menumbangkan Amerika Serikat.
Sementara itu, Ketua AMJI-RI, Elang Suganda, harus berbesar hati menerima kekalahan tim jagoannya dalam laga yang penuh gairah tersebut. (Fd).