PAPARAZZIINDO.com. SINJAI - Pemerintah Kabupaten Sinjai terus berbenah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan inklusif. Melalui sosialisasi Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) yang digelar di Gedung Command Center Kompleks Rujab Bupati Sinjai, Kamis (21/5/2026).
Pemkab Sinjai memamerkan sederet inovasi layanan kependudukan yang ramah warga.
Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif saat membuka acara menegaskan bahwa administrasi kependudukan (adminduk) adalah hak dasar masyarakat yang tidak boleh dipersulit.
Oleh karena itu, Disdukcapil Sinjai kini mengandalkan berbagai terobosan digital dan jemput bola untuk memangkas birokrasi.
Beberapa inovasi unggulan yang diadopsi antara lain program Pencet "WA Saja" yang menjamin pelayanan cepat sehari jadi. Selain itu, ada inovasi One Three yang memungkinkan warga langsung mendapatkan tiga dokumen sekaligus, yaitu Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA) dalam satu kali pengurusan.
Pemkab Sinjai juga menunjukkan keberpihakannya pada kelompok rentan lewat inovasi SAYANG DILAN (Siap Layani dan Kunjungi Penyandang Disabilitas dan Lansia). Melalui program ini, petugas Disdukcapil langsung mendatangi rumah warga difabel dan lansia yang kesulitan mengakses kantor pelayanan.
Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada TP-PKK Sulsel dan daerah yang ikut turun tangan mengawal gerakan tertib adminduk ini. Menurutnya, inovasi-inovasi hebat tersebut tidak akan berdampak maksimal tanpa adanya edukasi masif di tingkat keluarga yang digerakkan oleh kader PKK melalui Dasa Wisma.
Bupati optimistis kerja sama ini mampu membawa Sinjai menjadi percontohan kabupaten sadar adminduk di Sulawesi Selatan.
Ketua TP-PKK Sulsel Naoemi Octarina yang hadir secara virtual turut melayangkan pujian terhadap langkah progresif Pemkab Sinjai.
Ia menilai inovasi-inovasi tersebut sangat strategis karena menyentuh langsung kebutuhan riil di masyarakat, di mana kader PKK siap menjadi ujung tombak edukasi di lapangan.
Kepala Disdukcapil Sinjai Andi Reza Amran menambahkan, sosialisasi ini sengaja melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar pemanfaatan inovasi layanan adminduk bisa lebih optimal dan inklusif.
Untuk memperkuat legalitas dan jangkauan layanan, acara ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU lintas sektor. Disdukcapil Sinjai resmi menjalin kerja sama dengan TP-PKK, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja, serta DP3AP2KB terkait pemanfaatan NIK dan KTP-el, yang kemudian ditutup dengan pengukuhan Duta KISAK. (Adv).