Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sapi Bali Laris Manis Jelang Idul Adha, Kadisnak Sinjai: Stok Masih Aman 3.000 Ekor!

Selasa, 19 Mei 2026 | 14:43 WIB Last Updated 2026-05-19T06:43:33Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, 27 Mei 2026 mendatang geliat penjualan hewan kurban di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, kian bergairah. 

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak) Sinjai mencatat, sapi jenis Bali menjadi primadona yang paling diburu oleh masyarakat dan pedagang luar daerah hingga laris manis di pasaran.

Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) Sinjai, H. Burhanuddin, mengungkapkan bahwa dari total kesiapan awal sebanyak 7.314 ekor sapi layak potong berumur di atas dua tahun, sebanyak 2.737 ekor sudah resmi keluar dari wilayah Sinjai. 

"Rinciannya, sebanyak 1.416 ekor sapi telah dikirim untuk memenuhi kebutuhan di Pulau Kalimantan, sementara 1.321 ekor lainnya didistribusikan ke berbagai wilayah di Sulawesi Selatan dan ini kita yakini akan terus bertambah jelang Idul Adha,"ujar Kadisnak.

Untuk kebutuhan lokal di Sinjai sendiri diprediksi mencapai 1.600 ekor, sehingga saat ini stok yang tersedia di peternak masih sangat aman, yakni berkisar 3.000 ekor.

Burhanuddin menjelaskan, pengiriman ke Kalimantan didominasi oleh variasi jenis sapi seperti Limosin, Simental, Brahman, Angus, hingga sapi Bali. Namun, untuk pasar lokal Sulawesi Selatan, sapi Bali menjadi yang paling mendominasi dan sangat diminati karena harganya yang relatif terjangkau, berkisar antara Rp 14 juta hingga Rp 25 juta per ekor dengan bobot hidup mencapai 200 hingga 300 kilogram.

Meskipun sapi Bali mendominasi pasar lokal, Sinjai juga dikenal dengan kualitas sapi premiumnya seperti jenis Limosin dan Simental. Sapi dengan kualitas daging terbaik ini dibanderol mulai dari Rp 30 juta untuk bobot sekitar 400 kilogram, bahkan bisa menembus harga Rp 70 juta untuk sapi dengan berat hidup mencapai 850 hingga 900 kilogram.

Menariknya, kualitas sapi premium asal Sinjai ini juga menarik perhatian Presiden Prabowo Subianto yang turut membeli sapi kurban di wilayah ini. Presiden Prabowo diketahui membeli seekor sapi berjenis Limosin dengan bobot fantastis mencapai 1.185 kilogram seharga Rp 118 juta, yang rencananya akan dibawa ke Kabupaten Jeneponto untuk disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat setempat. 

Selain itu, satu ekor sapi Limosin berbobot 1.046 kilogram seharga Rp 104 juta juga telah disiapkan khusus untuk kurban di wilayah Sinjai Selatan. (Pz).
×
Berita Terbaru Update