Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mantap! Bupati Sinjai Jemput Bola ke Jakarta Demi Rampungkan Peta Besar Pembangunan Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 | 08:58 WIB Last Updated 2026-05-20T00:58:34Z

PAPARAZZIINDO.com. JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Sinjai bergerak cepat memastikan arah pembangunan daerah berjalan terarah dan berkelanjutan. Langkah konkret ini ditunjukkan langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif.

Hal itu dibuktikan dengan menghadiri forum Lintas Sektoral (Linsek) yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta.

Pertemuan strategis yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa pada Senin (18/5/2026) ini mengagendakan pembahasan krusial mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Sinjai. 


Demi mengawal langsung regulasi penting ini, Bupati Ratnawati memboyong tim delegasi kuat yang terdiri dari Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa, Ketua DPRD Andi Jusman, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Kehadiran jajaran top eksekutif dan legislatif Sinjai ini menjadi bukti keseriusan pemda dalam melakukan harmonisasi kebijakan tata ruang dengan pemerintah pusat. Forum nasional ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program daerah dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) serta kebijakan pemerintah provinsi. 

Berbagai isu penting pun dikupas tuntas dalam pertemuan tersebut, mulai dari penataan kawasan pertanian, pengembangan infrastruktur, kawasan industri, hingga mitigasi bencana alam.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Ratnawati menegaskan bahwa dokumen RTRW ini tidak boleh dipandang sebelah mata hanya sebagai formalitas administratif belaka. Menurutnya, regulasi tata ruang adalah cetak biru atau peta besar yang akan menentukan nasib dan arah pembangunan Sinjai dalam jangka panjang.

"RTRW ini bukan hanya dokumen administratif, tetapi menjadi peta besar pembangunan daerah. Penyusunannya harus matang, sinkron dengan kebijakan pemerintah pusat, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat," tegas Ratnawati.

Ia menambahkan, tata ruang yang tertata rapi dan memiliki kepastian hukum otomatis akan menjadi magnet bagi datangnya investasi baru. Dampak positifnya jelas, yakni mempermudah proses perizinan usaha dan memicu lompatan pertumbuhan ekonomi yang langsung menyentuh kesejahteraan masyarakat. 

Lewat kolaborasi lintas sektor yang solid ini, Pemkab Sinjai optimis dapat melahirkan wilayah yang modern dan kompetitif tanpa harus mengorbankan kelestarian lingkungan hidup. (Adv).
×
Berita Terbaru Update