PAPARAZZIINDO.com. SEMARANG - Bidang Keuangan (Bidkeu) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
Di bawah kepemimpinan Kombes Pol. S. Ferdinand S., Bidkeu Polda Sulsel sukses memborong sejumlah penghargaan bergengsi dalam pengelolaan anggaran pada acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Keuangan Polri T.A. 2026.
Acara bergengsi yang dipadukan dengan pemberian penghargaan ini dibuka langsung oleh Kepala Pusat Keuangan (Kapuskeu) Polri di Cendana Ballroom, Hotel Gets Premiere, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (20/5/2026).
Dalam ajang ini, Polda Sulsel berhasil mengukuhkan posisinya di panggung nasional dengan menyabet Peringkat 1 Terbaik Kategori Pagu Besar atas capaian nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik T.A. 2025. Penghargaan luar biasa ini diterima langsung oleh Kabidkeu Polda Sulsel, Kombes Pol. S. Ferdinand S.
Komitmen tinggi Polda Sulsel dalam transparansi dan akuntabilitas keuangan semakin terbukti lewat raihan penghargaan Peringkat 1 sebagai Bidkeu dengan Jumlah Satker Terbanyak yang Meraih Nilai IKPA Sempurna (100) di lingkup Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Kesuksesan ini kian lengkap dengan torehan prestasi dari sejumlah Satuan Kerja (Satker) jajaran Polda Sulsel yang ikut membawa pulang penghargaan berkat Nilai Sempurna (100) T.A. 2025.
Satker tersebut adalah Polrestabes Makassar yang meraih Terbaik 2 Kategori Pagu Besar, Polres Luwu Timur sebagai Terbaik 2 Kategori Pagu Sedang, serta Yanma Polda Sulsel yang mengamankan predikat Terbaik 3 Kategori Pagu Kecil.
Merespons capaian ini, Kabidkeu Polda Sulsel menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan sinergi seluruh personel keuangan di jajaran Polda Sulsel. Ferdinand menegaskan, prestasi ini menjadi motivasi kuat untuk terus mempertahankan integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan keuangan yang akuntabel, transparan, dan presisi.
Agenda tahunan yang dihadiri oleh para pejabat fungsi keuangan Polri dari seluruh Indonesia tersebut berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib. (*).