PAPARAZZIINDO.com. SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai terus mematangkan kesiapan pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 1447 H/2026 M melalui Rapat Koordinasi lintas sektor yang digelar di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sinjai, Selasa (21/4/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh tahapan perjalanan tamu Allah tersebut berjalan tanpa kendala teknis berarti.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai, Andi Irwansyahrani Yusuf, menegaskan bahwa meskipun kuota jemaah tahun ini menyesuaikan menjadi 44 orang, standar pelayanan tetap menjadi prioritas utama.
Mewakili Sekretaris Daerah, ia meminta seluruh instansi terkait untuk memperkuat sinergi, terutama pada sektor transportasi dan kesehatan, demi menjamin kenyamanan serta keamanan jemaah selama proses pemberangkatan.
Andi Irwansyahrani juga mengingatkan para panitia pelaksana agar mengedepankan profesionalisme dan keikhlasan dalam bertugas. Baginya, melayani jemaah haji adalah sebuah amanah mulia yang melampaui sekadar kewajiban kedinasan.
Komitmen service excellence ini diharapkan menjadi modal utama agar jemaah dapat beribadah dengan khusyuk sejak dari tanah air.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenhaj Sinjai, Hj. Kamriah Anies, memastikan bahwa seluruh urusan administrasi dan dokumen jemaah telah rampung 100 persen.
Jemaah asal Sinjai dipastikan tergabung dalam Kloter 17 gelombang pertama. Sesuai jadwal, rombongan akan bertolak dari Sinjai pada Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 07.00 WITA menggunakan bus pariwisata menuju Asrama Haji Sudiang Makassar, sebelum terbang ke Arab Saudi pada keesokan harinya.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, hingga pimpinan BAZNAS Sinjai. Melalui konsolidasi menyeluruh ini, Pemkab Sinjai optimistis seluruh rangkaian pemberangkatan jemaah haji akan berlangsung tertib, aman, dan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (Adv).