Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Sinjai Gelar Audit Maternal Perinatal 2026

Selasa, 21 April 2026 | 15:17 WIB Last Updated 2026-04-21T07:17:18Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI - Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyebab utama kematian ibu dan bayi melalui pelaksanaan Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respon (AMPSR) tingkat kabupaten tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 21–22 April 2026 di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan ini melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan, mulai dari rumah sakit hingga puskesmas.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menegaskan bahwa AMPSR bukan sekadar forum evaluasi kasus, melainkan wadah untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor demi peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak. 

Ia mendorong setiap fasilitas kesehatan untuk menjalin kemitraan dengan kelompok masyarakat di desa, seperti kader kesehatan dan tokoh masyarakat, guna memperkuat edukasi serta deteksi dini risiko pada ibu dan bayi.

Selain koordinasi, kegiatan ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan dalam hal keterampilan klinis, ketepatan diagnosis, hingga penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal. 

Kolaborasi berbasis masyarakat diyakini mampu memperkuat sistem rujukan dan mempercepat penanganan kasus di lapangan.

Kegiatan ini menghadirkan jajaran dokter spesialis, mulai dari spesialis Obgyn, anak, hingga anestesi, serta melibatkan bidan dan perawat.

Melalui rekomendasi komprehensif yang dihasilkan, Pemerintah Kabupaten Sinjai optimistis dapat menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) secara berkelanjutan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (Adv).
×
Berita Terbaru Update