PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI – Kepolisian Resor (Polres) Sinjai menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga almarhum Aidil Bin Ramli (20), nelayan yang ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh di laut.
Melalui Plt. Kabag Ops Polres Sinjai Kompol Abd Majid, pihak kepolisian menyambangi rumah duka di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kamis (5/2/2026), untuk menyerahkan bantuan sosial berupa tali asih.
Bentuk Empati untuk Keluarga
Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman mengungkapkan bahwa kunjungan dan pemberian bantuan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah warga yang sedang tertimpa musibah.
"Kami hadir untuk berbagi duka. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa sedikit meringankan beban keluarga almarhum Aidil," ujar Kasat Polair.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh personel Sat Polair dan sejumlah Pejabat Utama Polres Sinjai sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada korban yang merupakan warga pesisir setempat.
Pencarian Selama Lima Hari
Aidil sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut menggunakan KM Tiga Putri. Upaya pencarian besar-besaran dilakukan selama lima hari berturut-turut oleh tim gabungan.
Jasad pemuda berusia 20 tahun tersebut akhirnya ditemukan pada Rabu (4/2/2026) sore di perairan Turungan Beru, Kabupaten Bulukumba, dalam kondisi mengapung.
Peringatan Cuaca Buruk di Perairan
Belajar dari kejadian ini, AKBP Jamal memberikan peringatan keras kepada para nelayan di Kabupaten Sinjai. Mengingat cuaca di perairan Sulawesi Selatan yang sedang tidak menentu, keselamatan harus menjadi prioritas utama.
"Angin kencang dan gelombang tinggi masih mengintai. Kami minta nelayan jangan memaksakan diri jika kondisi laut membahayakan. Keselamatan adalah yang paling utama," tegasnya.