Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Cegah Balap Liar Selama Ramadan, Satlantas Polres Sinjai Edukasi Jemaah Masjid Nurul Bihar

Jumat, 20 Februari 2026 | 15:12 WIB Last Updated 2026-02-20T07:12:09Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sinjai memanfaatkan momentum ibadah shalat Jumat untuk memberikan edukasi mengenai Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Bihar, Kelurahan Larea-rea, Kecamatan Sinjai Utara ini digelar pada hari kedua Ramadhan 1447 H, Jumat (20/2/2026).


Edukasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sinjai, AKP H Sukri Liwang, didampingi KBO Lantas Ipda Asran, Kanit Kamsel Ipda Askar, dan Kaurmin Ops Aiptu Herri.

Fokus pada Balap Liar dan Petasan

Dalam arahannya di hadapan jemaah, AKP Sukri menekankan pentingnya peran orangtua dalam mengawasi aktivitas anak remaja, khususnya terkait fenomena balap liar yang kerap marak di bulan Ramadhan.

"Kami meminta para orangtua untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita agar tidak terlibat aksi balapan liar di jalan raya. Selain membahayakan diri sendiri, aksi ini juga sangat berisiko bagi pengguna jalan lainnya," ujar Sukri.

Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai sanksi tegas yang menanti para pelaku balap liar. Berdasarkan Pasal 297 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), pelaku balap liar dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda maksimal Rp 3.000.000.

Selain balap liar, polisi juga menyoroti penggunaan petasan yang dinilai mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan berkendara.

"Suara ledakan petasan bisa mengejutkan pengendara dan menyebabkan kecelakaan. Kami harap remaja di wilayah Lappa dan sekitarnya bisa menghindari hal tersebut," tambahnya.

Mengedepankan Kesadaran Masyarakat

Menutup imbauannya, AKP Sukri menegaskan bahwa penegakan hukum bukanlah tujuan utama kepolisian, melainkan terciptanya budaya tertib lalu lintas secara mandiri di masyarakat.

"Saya tidak bangga menindak pelaku pelanggaran lalu lintas. Saya justru bangga ketika melihat masyarakat patuh dan tertib dengan sendirinya," tegasnya.

Sebagai penutup yang akrab, ia memberikan pantun ajakan tertib bagi para jemaah. "Empat kali empat sama dengan enam belas, sempat tidak sempat mari tertib berlalu lintas," ucapnya yang disambut positif oleh warga.

Apresiasi Warga

Langkah jemput bola yang dilakukan Satlantas Polres Sinjai ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Salah satu jemaah Masjid Nurul Bihar, Marzuki (dg. Sibali) mengaku terbantu dengan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi Polres Sinjai yang mau berbaur shalat berjamaah sekaligus memberikan edukasi. Ini penting agar anak-anak kami tidak terjerumus pada aksi balap liar dan petasan selama bulan suci ini," ungkapnya. (Pz).
×
Berita Terbaru Update