Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Cegah Investasi Bodong, Diskominfo Sinjai Siap Fasilitasi Sosialisasi Tabungan Emas Pegadaian

Jumat, 20 Februari 2026 | 15:56 WIB Last Updated 2026-02-20T07:56:30Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI – Dinas Komunikasi, Informatika (Diskominfo) dan Persandian Kabupaten Sinjai resmi menjajaki kolaborasi strategis bersama PT Pegadaian Cabang Sinjai. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus meminimalisir risiko jeratan investasi bodong yang kian marak.

Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Pimpinan Cabang PT Pegadaian Sinjai, Ummu Habiba, bersama jajarannya di Ruang Kerja Kepala Diskominfo Sinjai, Jumat (20/2/2026).

Edukasi Investasi Aman

Kepala Diskominfo Sinjai, Dr. Mansyur, menyambut hangat inisiatif Pegadaian untuk mensosialisikan produk investasi, khususnya Tabungan Emas. Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang valid mengenai instrumen keuangan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kami menyambut baik rencana kolaborasi ini. Diskominfo melalui kanal-kanal informasi yang ada siap mendukung sosialisasi produk edukatif seperti Tabungan Emas. Ini penting untuk menghindarkan masyarakat dari tawaran investasi yang tidak logis atau bodong," ujar Dr. Mansyur.

Sasar ASN hingga Pelosok Desa
Rencana kerja sama ini nantinya akan melibatkan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) yang dikelola oleh Diskominfo. Kepala UPTD Radio dan Sinjai TV, Mardiyah, menyatakan kesiapannya untuk menyediakan ruang sosialisasi melalui konten siaran yang menarik dan mudah dipahami.

"Kami memiliki jangkauan pendengar dan penonton yang luas di Sinjai. Teknisnya bisa kita kemas dalam program khusus atau Iklan Layanan Masyarakat (ILM) agar informasi keunggulan tabungan emas sampai ke warga dengan bahasa yang ringan," jelas Mardiyah.

Sementara itu, Pimpinan Cabang PT Pegadaian Sinjai, Ummu Habiba, berharap sinergi ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat di wilayah pedesaan.

"Harapan kami, edukasi mengenai investasi aman ini bisa sampai ke akar rumput. Dengan dukungan Diskominfo, kami optimis masyarakat Sinjai akan semakin cerdas dalam mengelola keuangan demi masa depan yang lebih terjamin," pungkasnya. (*).
×
Berita Terbaru Update