Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bupati Sinjai Buktikan Kasih Sayang, Kunjungi Posko KKN Mahasiswa UMSI di Bone

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:06 WIB Last Updated 2026-01-09T17:06:37Z

​PAPARAZZIINDO.COM. BONE — Jarak antara Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bone seolah terkikis oleh rasa kepedulian. Di tengah kesibukan menjalankan tugas negara, Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya soal kursi kekuasaan.

Melainkan tentang kehadiran dan kasih sayang yang tulus kepada masyarakatnya, termasuk para mahasiswa.

​Momen mengharukan ini terjadi di Desa Palakka, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, pada Jumat (9/1/2026). Fatimah, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sinjai (Umsi) yang tengah menjalani KKN reguler, tidak pernah menyangka bahwa pertemuan di saf shalat Magrib akan berujung pada kunjungan istimewa ke posko mereka.

​Kehangatan Tanpa Sekat

​Usai melaksanakan shalat Magrib berjamaah di Masjid Nurul Mukarribin, Fatimah memberanikan diri menyapa sang Bupati.

Tanpa protokol yang kaku, Ibu Bupati menyambut hangat sapaan tersebut dan memenuhi ajakan mahasiswa untuk melihat langsung tempat bermukim mereka di rumah Kepala Desa Palakka, Muhtar, S.P.

​Di posko sederhana itu, suasana cair begitu terasa. Ibu Bupati duduk bersama, meluangkan waktu untuk mendengarkan setiap detail kegiatan mahasiswa. Ia hadir bukan sebagai pejabat yang memberi instruksi, melainkan sebagai sosok ibu yang memberikan motivasi, semangat, dan wejangan agar para mahasiswa UMSI menjadi agen perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat.

​Kejutan Kasih Sayang Seorang Ibu

​Kepedulian Ibu Bupati Sinjai tidak berhenti pada tutur kata saja. Menjelang kepulangan, sebuah kejutan tak terduga diberikan. Beliau memberikan uang saku kepada para mahasiswa KKN sebagai bentuk perhatian nyata atas perjuangan mereka di lapangan.

​Fatimah mengaku sangat terharu hingga sulit menyembunyikan rasa bahagianya. Menurutnya, perhatian sekecil apa pun dari seorang pemimpin sangat berarti bagi mahasiswa yang sedang berjuang di lokasi KKN.

​"Ini momen yang tidak akan saya lupakan. Kami merasa sangat dihargai. Beliau menunjukkan bahwa mahasiswa Sinjai tidak berjuang sendirian di perantauan. Perhatian luar biasa ini jarang diketahui banyak orang, dan kami sangat bersyukur atas kebaikan beliau," ungkap Fatimah dengan mata berkaca-kaca.

​Pesan Mendalam di Balik Kunjungan

​Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa Ratnawati Arif memegang teguh prinsip kepemimpinan yang humanis. Baginya, mahasiswa adalah aset daerah yang harus terus didukung, baik secara moral maupun emosional.

​Langkah sederhana namun bermakna ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta KKN di Desa Palakka. Mereka tidak hanya membawa pulang pengalaman pengabdian, tetapi juga cerita tentang seorang pemimpin yang memiliki hati untuk mendengarkan dan tangan yang ringan untuk berbagi.(Fd).
×
Berita Terbaru Update