PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI — Aksi sigap Kepolisian Resor Sinjai berhasil memutus mata rantai kekerasan dan peredaran gelap sabu di ibu kota kabupaten. Pada Sabtu malam (29/11/2025).
Unit Resmob Sat Reskrim Polres Sinjai di bawah komando AKBP Harry Azhar, SH.,S.Ik.,MH menggagalkan rencana perang kelompok remaja, mengamankan total 24 pemuda beserta gudang senjata tajam dan narkotika.
Operasi mencekam itu dimulai tepat pukul 23.00 Wita, setelah polisi menerima laporan krusial mengenai keributan di Kompleks Bulo-Bulo Timur.
Tindakan cepat ini berlanjut ke Jalan Bhayangkara, Kelurahan Bongki, di mana petugas mendapati puluhan remaja dari geng BBT Area, Poros Selatan, dan Gank Sinjai Tengah tengah bersiap untuk aksi tawuran massal.
Total 24 pemuda diamankan dalam satu malam. Inilah bukti keseriusan Polres Sinjai menjaga keamanan wilayah.
Bongkar Senjata Mengerikan dan Jaringan Gelap
Saat pemeriksaan dilakukan, petugas menemukan bukti persiapan aksi yang sangat mengkhawatirkan. Senjata tajam (Sajam) disita dari sejumlah remaja, termasuk:
* Ketapel dan anak busur
* Tiga bilah badik
* Satu buah knuckle (tinju besi)
Tak hanya soal tawuran, ketegasan polisi mengungkap tabir gelap lain. Tiga remaja (FI, RL, RS) diamankan bersama satu sachet diduga sabu. Investigasi kilat ini langsung mengarah pada penangkapan pemesan sabu berinisial KR, yang bertransaksi melalui aplikasi dana.
Empat remaja yang terbukti terlibat kasus narkotika langsung dilimpahkan ke Satres Narkoba.
AKBP Harry Azhar menegaskan bahwa operasi preventif ini akan terus menjadi prioritas. "Patroli malam akan kami perketat. Kami tidak akan beri ruang sedikit pun bagi pelaku kriminal maupun pihak-pihak yang ingin mengganggu Kamtibmas di Sinjai," tegasnya. (*/ Pz).