Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Puluhan Kendaraan Bermotor Terjebak Macet 7 Jam di Jalan Trans Sulawesi Mangkutana

Rabu, 24 Juli 2024 | 11:10 WIB Last Updated 2025-05-17T01:49:32Z

PAPARAZZIINDO.COM. MANGKUTANA – Puluhan kendaraan bermotor roda empat terjebak macet di Jalan poros Trans Sulawesi tepatnya di Sampuraga Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, sekitar 7 jam lebih. Rabu (24/07/2024).

Pantauan di lapangan puluhan kendaraan bermotor roda empat yang berderet di jalan poros Mangkutana terjebak macet sepanjang kurang lebih 2 kilometer, sejak pukul 01.00 wita hingga 08.00 WITA pagi.

Bahkan bukan hanya kendaraan roda empat, kendaraan bermotor roda dua pun tampak berupaya melewati deretan panjang roda empat di jalan, meski harus melintasi jalan berlumpur agar bisa terlepas dari kemacetan dan sampai lebih cepat di tempat tujuannya.

Kemacetan kendaraan bermotor tersebut menurut salah seorang sopir angkutan penumpang Jeneponto tujuan Morowali, mengatakan,”kemacetan kendaraan ini diakibatkan adanya salah satu mobil truk yang tidak bisa menanjak karena jalan licin dan berlumpur pada jalan poros yang sementara dilakukan pengerjaan pelebaran jalan ini,”ujarnya.

Selain itu pula kemacetan kendaraan diperparah lagi dengan adanya beberapa kendaraan bis dan mobil truk kecil yang tidak sabar dan menerobos jalur yang bukan jalurnya, sehingga terjadi penumpukan kendaraan di jalan pada dua sisi jalan.

Lanjutnya,”kami berada di jalan ini sejak tadi malam pukul 01.00 WITA, terpaksa kita harus tembus pagi lagi ini akibat terjebak macet, kendaraan baru bisa mulai bergerak pelan pada pukul 08.wita, setelah kita bersama beberapa sopir membantu kendaraan truk tersebut dan mengarahkan beberapa sopir kendaraan agar bisa saling mengerti dan sabar,”ujar Irfan saat bincang-bincang di jalan poros Mangkutana.

Hal senada disampaikan pula oleh salah seorang sopir bis angkutan penumpang Sinjai- Morowali.

“Saya terjebak macet di jalan Poros Trans Sulawesi ini, Mangkutana pada pukul 01.30 WITA dan Alhamdulillah pada pukul 08.00 WITA, kendaraan roda empat sudah mulai bergerak,”ujarnya. (Elang).

×
Berita Terbaru Update