PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI SELATAN – Pemerintah Kabupaten Sinjai terus memperkuat kesiapan sumber daya manusia guna menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi Tailor Made Training Batch 4 Tahun 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menekankan bahwa keberhasilan program pelatihan tidak sekadar diukur dari jumlah peserta maupun sertifikat yang diterbitkan, melainkan sejauh mana para lulusan mampu terserap di dunia kerja atau membangun kemandirian berwirausaha.
Program yang diinisiasi Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai bekerja sama dengan BBPVP Makassar serta LPK Sinjai ini menjangkau sekitar 400 peserta yang terbagi ke dalam berbagai keahlian, mulai dari tata rias, pembuatan roti dan kue, menjahit pakaian, pengolahan hasil perikanan, hingga tata rambut atau barbershop.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Sinjai, H. Muh. Ramlan Hamid, menjelaskan bahwa ragam pelatihan tersebut dirancang agar selaras dengan potensi daerah dan mampu menumbuhkan unit usaha baru di tengah masyarakat. Perwakilan BBPVP Makassar, Yohanes Wea, turut mengapresiasi sinergi lintas lembaga yang terjalin dalam pelaksanaan program vokasi ini.
Menanggapi hal tersebut, Andi Jefrianto memaparkan bahwa Kabupaten Sinjai didukung oleh kekuatan ekonomi lokal yang signifikan dengan keberadaan puluhan ribu unit UMKM serta komoditas unggulan seperti kakao, rumput laut, dan kopi yang dapat dikembangkan secara optimal melalui sentuhan kreativitas dan keterampilan tepat guna.
Guna memastikan keberlanjutan dampak program, Sekda Sinjai menginstruksikan agar dinas terkait tidak berhenti pada tahap pelatihan semata, melainkan melanjutkan langkah pembinaan melalui pendampingan intensif, kemitraan strategis dengan dunia industri, serta fasilitasi akses permodalan bagi para peserta.
Pihaknya bahkan mendorong pelibatan lembaga perbankan seperti Bank Sulselbar dan Bank Syariah Indonesia pada agenda pelatihan berikutnya guna memperluas akses pembiayaan bagi calon wirausahawan baru.
Melalui langkah kolaboratif ini, Pemkab Sinjai optimis mampu melahirkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan berdaya saing tinggi demi mewujudkan visi pembangunan daerah yang maju, sejahtera, mandiri, dan berkeadilan. (Adv).