Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Buka Kejurnas Soft Tennis 2026, Kapolda Sulsel Targetkan Lahirnya Atlet Berprestasi Internasional dari Makassar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:52 WIB Last Updated 2026-10-31T03:52:13Z

PAPARAZZIINDO.com. MAKASSAR SULAWESI SELATAN — Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol M. Awal Chairuddin secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Soft Tennis Piala Kapolda Sulsel 2026 di Lapangan Tenis Kodam XIV/Hasanuddin, Makassar, Jumat (30/10/2026).

Ajang tingkat nasional ini diikuti sebanyak 72 atlet dari 15 provinsi di seluruh Indonesia, didampingi 20 pelatih serta 25 ofisial.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulsel, Pejabat Utama Polda Sulsel, pengurus KONI, hingga jajaran pengurus Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI).

Dalam sambutannya, Kapolda  menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang adu gengsi untuk meraih podium, melainkan ruang pembinaan jangka panjang bagi cabang olahraga soft tennis di tanah air.

"Kita berkumpul untuk membangun masa depan soft tennis Indonesia, menemukan talenta baru, dan menyiapkan atlet yang mampu membawa nama Indonesia ke panggung internasional," ujar Awal.

Ia menambahkan, olahraga memiliki peran vital dalam merawat persatuan bangsa sekaligus memupuk kedisiplinan generasi muda.

"Bagi Polri, pembinaan olahraga adalah bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Olahraga menjadi ruang bagi Polri dan masyarakat untuk berinteraksi secara positif serta membangun kepercayaan," tegasnya.

Sinergitas TNI-Polri dan Potensi Indonesia Timur
Penyelenggaraan ajang ini di Lapangan Tenis Kodam XIV/Hasanuddin juga menjadi simbol kuatnya kerja sama antara instansi pertahanan dan kebersihan keamanan di Sulawesi Selatan.

Awal mengapresiasi penuh dukungan Pangdam XIV/Hasanuddin beserta jajarannya yang telah memfasilitasi tempat pertandingan. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk nyata sinergitas TNI-Polri dalam mendukung agenda kemajuan bangsa.

Lebih lanjut, mantan Kapolda ini menyoroti rekam jejak soft tennis Indonesia yang kerap menyumbang prestasi di ajang regional seperti SEA Games dan Asian Games. Ia optimistis Makassar mampu menjadi pusat pencetakan atlet berbakat dari kawasan Indonesia Timur.

"Makassar memiliki potensi besar dalam pengembangan soft tennis. Harapan saya, dari Makassar akan lahir atlet-atlet yang kelak memperkuat tim nasional dan mengharumkan nama bangsa di podium internasional," tutur Awal.

Untuk mengawal target tersebut, pihaknya mengimbau seluruh pemangku kepentingan—mulai dari PESTI, KONI, pemerintah daerah, sekolah, hingga media—untuk memperkuat kolaborasi pembinaan atlet secara terukur dan berkelanjutan. (*).
×
Berita Terbaru Update