Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dinkes Sinjai Gencarkan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 08 September 2026 | 12:40 WIB Last Updated 2026-09-08T04:40:41Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI  SELATAN - Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Kesehatan resmi meluncurkan Gerakan Serentak Tracing TBC Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis di Aula Kantor Kelurahan Bongki, Sinjai Utara, Senin (7/9/2026). 

Langkah masif ini diambil untuk memutus mata rantai penularan sekaligus mempercepat eliminasi Tuberkulosis di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Kahar Anies, Sp.B., mengungkapkan data mengejutkan terkait sebaran kasus TBC daerah. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, pemeriksaan terhadap 4.100 orang suspek berhasil mendeteksi 371 kasus positif TBC. 

Angka ini menandakan rasio penularan yang cukup tinggi di mana satu dari setiap 11 orang yang diperiksa terbukti mengidap TBC. 

Kondisi ini mendasari pentingnya tindakan deteksi dini dan skrining aktif di lapangan agar pasien langsung mendapatkan penanganan medis standar sebelum menulari anggota keluarga lainnya.

Melalui acara launching tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menginstruksikan seluruh jajaran tenaga kesehatan dan Puskesmas agar tidak hanya bersikap pasif menunggu pasien datang. 

Pihaknya menegaskan jajaran Dinkes bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan harus turun langsung jemput bola menjangkau masyarakat. Sekda Sinjai juga menekankan bahwa penemuan kasus awal wajib dikawal ketat hingga pasien menjalani pengobatan rutin sampai dinyatakan sembuh total.

Gerakan kolaboratif yang dihadiri jajaran Camat Sinjai Utara, para lurah, Tim Penggerak PKK, hingga Kepala Puskesmas Balangnipa ini diharapkan mampu memicu kesadaran warga untuk memeriksakan diri secara berkala. 

Pemkab Sinjai optimis keterpaduan layanan kesehatan gratis dan tracing lapangan secara konsisten menjadi kunci utama menuju terwujudnya Kabupaten Sinjai bebas TBC. (Adv).
×
Berita Terbaru Update