PAPARAZZIINDO.com. SINJAI – Jalan Halim Perdanakusuma di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, kini berubah fungsi menjadi lintasan yang memicu emosi sekaligus kekhawatiran bagi warga setempat.
Akses vital menuju Pelabuhan Larea-rea dan Pabrik Porang itu kondisinya rusak parah hingga mirip kubangan besar dan rak telur, memaksa pengendara harus ekstra waspada saat melintas agar tidak terperosok ke dalam lubang yang menganga.
Pemandangan kontras terlihat di jalan milik Pemerintah Kabupaten Sinjai tersebut pada Jumat (19/06/2026), di mana warga yang sudah hilang kesabaran memilih menanam pohon pisang tepat di titik lubang jalan sebagai bentuk protes sekaligus penanda bahaya.
Aksi ini menjadi simbol kekesalan masyarakat atas kerusakan infrastruktur yang tak kunjung usai, sekaligus upaya nyata untuk memperingatkan pengguna jalan agar menghindari lubang yang mengintai nyawa mereka.
Warga setempat pun mendesak Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk tidak tinggal diam dan segera meminta pihak perusahaan pabrik porang agar bertanggung jawab atas perbaikan jalan tersebut.
Tudingan warga bukan tanpa alasan, sebab kerusakan jalan yang kian memprihatinkan ini ditengarai akibat tingginya intensitas mobilitas kendaraan berat milik perusahaan yang melintas di jalan Halim Perdanakusuma.
Sebenarnya, harapan perbaikan jalan sempat muncul saat Direktur PT Bintang Asri Alami (BSA), Alim selaku pengelola pabrik porang berhadapan langsung dengan Bupati Sinjai, Ratnawati Arif.
Dalam kunjungan Bupati ke lokasi pengolahan pabrik porang pada Senin (11/05/2026) lalu, pihak perusahaan secara terbuka telah menyatakan kesiapan mereka untuk segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak tersebut.
Namun, janji manis itu kini dipertanyakan warga lantaran hingga detik ini kondisi jalan masih tetap memprihatinkan dan tak kunjung tersentuh perbaikan berarti atau menimbung lubang jalan yang menganga. (Pz).