PAPARAZZIINDO.com. SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama BPJS Kesehatan memperkuat sinergi melalui Forum Kemitraan Pengelola Kerja Sama Fasilitas Kesehatan guna memastikan kualitas layanan medis bagi masyarakat tetap terjaga.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah pada Kamis, 30 April 2026 ini menjadi ruang strategis untuk membedah berbagai kendala sekaligus merumuskan solusi atas isu pelayanan kesehatan di Bumi Panrita Kitta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menegaskan bahwa tantangan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan hak layanan kesehatan yang layak.
Ia menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari RSUD hingga Puskesmas, untuk mempererat kolaborasi dan menghilangkan ego sektoral demi integrasi layanan yang lebih lancar.
Poin penting yang ditekankan dalam forum ini adalah penguatan akuntabilitas dan transparansi dalam pemanfaatan sumber daya. Andi Jefrianto mengingatkan bahwa koordinasi yang lemah seringkali menjadi akar masalah terhambatnya pelayanan bagi pasien.
Oleh karena itu, kepuasan masyarakat harus ditempatkan sebagai indikator utama keberhasilan kinerja setiap pemangku kepentingan.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Indira Azis Rumalutur, memaparkan sejumlah strategi untuk menjaga keberlanjutan program jaminan kesehatan di Sinjai.
Melalui agenda rutin per semester ini, diharapkan muncul inovasi kreatif dari para pengelola fasilitas kesehatan agar akses pengobatan tetap berkeadilan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (Adv).