Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pemkab Sinjai dan Komisi I DPRD Pelajari Strategi Penanganan Stunting di Takalar

Jumat, 06 Maret 2026 | 23:26 WIB Last Updated 2026-03-06T15:26:49Z

PAPARAZZIINDO.com. TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Sinjai terus mematangkan langkah dalam menekan angka prevalensi stunting. Upaya ini dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, salah satunya dengan melakukan studi banding ke daerah yang dinilai memiliki program efektif.

Teranyar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sinjai mendampingi kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sinjai ke Kabupaten Takalar, Jumat (6/3/2026). 

Kunjungan ini difokuskan untuk menggali informasi serta bahan perbandingan terkait strategi dan kebijakan daerah dalam mendorong percepatan penurunan stunting.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A2KB) Kabupaten Takalar tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai untuk memperkuat sinergi antar-perangkat daerah.

Kolaborasi Eksekutif dan Legislatif
Dalam kunjungan ini, Dinas Kesehatan Sinjai menugaskan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hj. Hamsiah, S.ST., M.Kes, untuk mendampingi rombongan legislatif.

Selain Dinkes, unsur perangkat daerah lain seperti Bappeda dan DP3A2KB Kabupaten Sinjai juga turut serta guna memastikan aspek perencanaan dan eksekusi program terkaji dengan baik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, MARS, mengungkapkan bahwa kehadiran Dinkes dalam agenda ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kolaborasi lintas sektor.

"Penanganan stunting membutuhkan sinergi berbagai pihak, baik pemerintah daerah, legislatif, maupun pemangku kepentingan lainnya," kata dr. Emmy dalam keterangan tertulisnya.

Adopsi Praktik Baik

Selama dua hari, yakni pada 5–6 Maret 2026, agenda diisi dengan diskusi panel, pertukaran informasi, serta pemaparan berbagai praktik baik (best practice) yang telah diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Takalar.

Pemilihan Takalar sebagai lokasi kunjungan didasari oleh keinginan Pemkab Sinjai untuk memperkaya referensi dalam merumuskan strategi yang lebih terintegrasi. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat diadaptasi untuk menciptakan program yang lebih efektif di wilayah Sinjai.

"Melalui kunjungan kerja ini diharapkan dapat diperoleh pembelajaran yang bermanfaat untuk memperkuat kebijakan dan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sinjai," tambah dr. Emmy.

Upaya ini sejalan dengan komitmen jangka panjang Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta memastikan kesejahteraan generasi mendatang bebas dari ancaman stunting. (*).
×
Berita Terbaru Update