PAPARAZZIINDO.com. SINJAI - Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Pendidikan (Disdik) resmi memulai pelaksanaan Pesantren Ramadan 1447 H/2026 M.
Kegiatan yang berlangsung pada 23–25 Februari 2026 ini melibatkan puluhan ribu siswa dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh penjuru "Bumi Panrita Kitta".
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sinjai, total peserta mencapai 42.593 orang, yang terdiri dari 10.447 anak TK/PAUD, 23.462 siswa SD dan 8.684 siswa SMP.
Fokus Pembelajaran dan Karakter
Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan di masing-masing satuan pendidikan dengan bimbingan dari guru Pendidikan Agama Islam (PAI), tokoh agama, dan organisasi keagamaan. Kurikulum pesantren dirancang untuk memperkuat fondasi spiritual siswa, mencakup:
Praktik Ibadah seperti tata cara thaharah, salat, hingga pemahaman zakat.
Al-Qur'an: Peningkatan kemampuan membaca, tadarus, dan hafalan.
Ketahanan Mental: Materi akhlak dan kisah nabi untuk membentengi siswa dari dampak negatif arus digitalisasi.
Pesan Strategis Bupati
Dalam pembukaan yang dilakukan secara virtual, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya revolusi karakter. Ia berpesan agar para pendidik menggunakan metode yang menyenangkan dan kreatif.
Bupati juga mengingatkan para siswa untuk memegang teguh falsafah Bugis, seperti Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge (saling memanusiakan, memuliakan, dan mengingatkan). Harapannya, program ini melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga saleh secara ritual dan sosial. (*).