"
PAPARAZZIINDO.COM. BULUKUMBA – Sebuah langkah besar dalam pemerataan perlindungan sosial baru saja terukir di Kabupaten Bulukumba. Pada Senin (19/1/2026), Kantor Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) BPJS Ketenagakerjaan resmi beroperasi di Desa Salassae, Kecamatan Bulukumpa.
Peresmian ini dilakukan langsung oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bulukumba, Abrianto, S.H., M.H., didampingi Kepala Desa Salassae, Gito Sukamdani. Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Ketua BPD Ponnong, Imam Desa, serta para Kepala Dusun setempat.
Tonggak Sejarah Baru di Bulukumba
Kantor Prisai di Desa Salassae ini bukan sekadar kantor biasa. Ini merupakan kantor Prisai pertama dan satu-satunya yang ada di Kabupaten Bulukumba. Kehadirannya diharapkan menjadi "jembatan" bagi para pekerja, terutama di sektor informal seperti petani, pedagang, dan buruh harian, untuk mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial.
"Kehadiran kantor ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Kini, proses pendaftaran, pencarian informasi, hingga edukasi mengenai program BPJS Ketenagakerjaan dapat diakses lebih cepat tanpa harus jauh-jauh ke pusat kota," ujar Abrianto dalam sambutannya.
Antusiasme Masyarakat Desa Warga Desa Salassae menyambut kehadiran kantor layanan ini dengan penuh antusias. Bagi mereka, keberadaan Kantor Prisai memberikan rasa aman karena kini akses terhadap Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sudah berada di depan mata.
Kepala Desa Salassae, Gito Sukamdani, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah desa dan BPJS Ketenagakerjaan sangat krusial.
"Kami ingin seluruh lapisan masyarakat Desa Salassae memiliki jaring pengaman sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap masa depan warga," ungkapnya.
Dengan beroperasinya Kantor Prisai ini, Desa Salassae kini menjadi pelopor dalam kesadaran jaminan sosial ketenagakerjaan di Bulukumba, sekaligus menjadi role model bagi desa-desa lainnya untuk memberikan perlindungan terbaik bagi warganya. (FD).