Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bupati Sinjai Lunasi Utang Warga yang Tak Bisa Beli Beras dan Jamin Sekolah Anaknya

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:28 WIB Last Updated 2026-01-15T13:28:29Z

​PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI – Kabar pilu mengenai keluarga Katenni dan Rizki di Dusun Balle, Desa Tompobulu, yang sempat viral karena kesulitan memenuhi kebutuhan pokok hingga tak mampu membeli beras, akhirnya sampai ke telinga orang nomor satu di Kabupaten Sinjai.

​Tak butuh waktu lama bagi Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, untuk bertindak. Pada Rabu (14/1/2026) sore, ia langsung turun ke lapangan guna memastikan tidak ada warganya yang terabaikan di tengah kesulitan hidup.

Hadir dengan Solusi, Bukan Sekedar Janji

​Setibanya di rumah sederhana keluarga tersebut, suasana haru tak terbendung. Bupati Ratnawati tidak hanya datang untuk berdialog, tetapi membawa serangkaian solusi nyata untuk memutus beban berat yang selama ini dipikul pasangan suami istri ini.

​Ada tiga langkah krusial yang diambil Bupati dalam kunjungannya

​* Melunasi Utang Warga di Warung: Mengetahui keluarga ini memiliki tunggakan di warung tetangga demi bertahan hidup, Bupati langsung melunasi seluruh utang tersebut agar beban finansial mereka terangkat.

* ​Jaminan Pendidikan: Masa depan ketiga anak keluarga ini menjadi perhatian utama. Bupati menegaskan bahwa mereka akan segera dimasukkan ke Sekolah Rakyat agar tetap mendapatkan hak pendidikan tanpa kendala biaya.

* ​Kesehatan Kepala Keluarga: Mendapati suami Katenni dalam kondisi sakit, Bupati menginstruksikan Camat dan Kepala Desa untuk segera membawa yang bersangkutan ke RSUD Sinjai. "Pantau perkembangannya sampai pulih sepenuhnya," tegasnya.

​Sinergi untuk Bantuan Berkelanjutan

​Selain bantuan jangka pendek berupa sembako lengkap, kehadiran jajaran OPD mulai dari Dinas Sosial hingga Dinas Kominfo dalam kunjungan tersebut bertujuan untuk menyusun strategi bantuan jangka panjang.

​Bupati ingin memastikan bahwa keluarga Katenni masuk dalam jaring pengaman sosial yang berkelanjutan, sehingga kemandirian ekonomi mereka dapat terbangun di masa depan.

​"Ini adalah tanggung jawab kami. Pemerintah harus hadir saat rakyat sedang berada dalam titik terberatnya,"ujar Hj. Ratnawati Arif menutup kunjungannya.( Adv).
×
Berita Terbaru Update