PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI – Keamanan sebuah daerah sering kali diukur melalui statistik angka kriminalitas yang menurun. Namun, bagi masyarakat Kabupaten Sinjai, ada indikator lain yang jauh lebih nyata: senyuman warga saat berpapasan dengan aparatnya.
Sepanjang tahun 2025, suasana di Bumi Panrita Kitta terasa berbeda. Di balik stabilitas yang terjaga, ada sosok AKBP Harry Azhar, SH., S.Ik., MH, seorang Kapolres yang memilih memimpin dengan hati dan bekerja dengan aksi nyata.
Pemimpin yang Meruntuhkan Sekat
Bagi sebagian orang, sosok Kapolres identik dengan pengawalan ketat dan mobil dinas yang mewah.
Namun, pemandangan berbeda justru terlihat di jalanan Sinjai. Tak jarang, AKBP Harry Azhar terlihat berkeliling hanya dengan sepeda motor operasionalnya.
"Beliau itu pemimpin yang tidak berjarak. Pernah suatu pagi kami kaget, Pak Kapolres tiba-tiba singgah di warung kopi kecil, duduk bareng tukang ojek, dan mendengarkan keluhan kami tanpa ada rasa kaku," kenang seorang warga di Pasar Sentral Sinjai.
Kesederhanaan ini bukan sekadar pencitraan, melainkan cara beliau menyerap keresahan warga secara langsung untuk kemudian dicarikan solusinya.
Mengubah Keresahan Menjadi Prestasi
Masih segar dalam ingatan bagaimana "balap liar" sempat menjadi momok bagi ketenangan malam di Sinjai. AKBP Harry Azhar tidak hanya menggunakan pendekatan represif atau sekadar membubarkan.
Beliau memilih jalan yang lebih bijak:
Melalui gelaran Kapolres Cup Drag Bike Championship 2025, AKBP Harry Azhar merangkul ribuan pemuda. Pesannya jelas: Jika punya nyali, tunjukkan di sirkuit, bukan di jalanan umum. Hasilnya? Angka balap liar menurun drastis, dan bibit-bibit pembalap berprestasi mulai bermunculan.
Tak berhenti di situ, tangan dingin beliau juga membawa pengaruh besar bagi dunia olahraga menembak.
Sebagai Ketua Perbakin, AKBP Harry Azhar sukses mengantar para atlet lokal menuju kancah Porprov, membuktikan bahwa seorang polisi bisa menjadi motor penggerak prestasi daerah. Integritas yang Mendapat Pengakuan
Kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.
Sepanjang 2025, berbagai penghargaan singgah ke meja kerjanya. Dari organisasi media (AMJI-RI & SMSI) hingga apresiasi dari tokoh masyarakat, semuanya bermuara pada satu titik: Kepercayaan.
Di era digital di mana hoaks mudah menyulut api konflik, keterbukaan informasi yang diterapkan AKBP Harry Azhar menjadi pemadam yang efektif. Beliau menjadikan Polres Sinjai sebagai institusi yang transparan, tidak antikritik, dan selalu siap memberikan klarifikasi atas setiap persoalan.
Jumat Berkah: Sisi Lembut Sang Bhayangkara
Dibalik ketegasan seragam cokelatnya, ada program "Jumat Berkah" yang secara konsisten menyasar warga prasejahtera. Program ini menjadi bukti bahwa Polantas dan Reserse bukan hanya soal tilang dan borgol, tapi juga soal kepedulian sosial.
Melihat anggota Polres Sinjai memanggul sembako masuk ke lorong-lorong sempit untuk membantu lansia telah menjadi pemandangan yang menghangatkan hati warga sepanjang tahun ini.
Apa Kata Mereka?
Keberhasilan AKBP Harry Azhar dalam memimpin tidak hanya tercermin dari laporan tertulis, melainkan dari pengakuan tulus para tokoh yang bersentuhan langsung dengan dinamika di lapangan:
Tokoh Agama: Menjaga Kesejukan Ibadah
"Kami sangat bersyukur atas perhatian Pak Kapolres terhadap rumah-rumah ibadah. Beliau sering hadir dalam safari subuh, bukan untuk berpidato formal, tapi untuk berbaur dan memastikan umat merasa tenang dalam beribadah. Pendekatannya yang religius dan santun membuat kami di kalangan ulama merasa sangat dihargai," ujar Ustadz Drs. H. Sulaiman (Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat Sinjai).
Perwakilan Insan Pers: Keterbukaan Tanpa Sekat
"Beliau adalah mitra terbaik media tahun ini. Tidak pernah ada informasi yang ditutup-tutupi. Jika ada isu miring, beliau langsung memberikan klarifikasi dengan data. Transparansi seperti inilah yang membuat masyarakat tidak mudah termakan hoaks," ujar Ketua DPD AMJI-RI Sinjai, Elang Suganda.
"Seragam yang saya kenakan ini bukan tentang kekuasaan, melainkan tentang seberapa besar tanggung jawab yang saya panggul untuk memastikan setiap ibu di Sinjai bisa tidur nyenyak, dan setiap anak bisa bermimpi tanpa rasa takut. Keamanan terbaik bukan lahir dari tangan besi, tapi dari hati yang melayani." Kata AKBP Harry Azhar, SH., S.Ik., MH
"Polisi tidak boleh menjadi menara gading yang tinggi dan tak terjangkau. Kami harus menjadi bumi yang dipijak; selalu ada saat dibutuhkan dan selalu siap menopang beban masyarakat. Karena bagi saya, satu senyuman warga yang merasa terlindungi jauh lebih berharga daripada seribu piala penghargaan."Tutup AKBP Harry Azhar.
Sebuah Catatan Penutup
Kaleidoskop 2025 mencatat bahwa AKBP Harry Azhar telah berhasil membangun fondasi keamanan yang berbasis pada kasih sayang dan profesionalisme. Senyum yang terpancar dari wajah warga Sinjai saat ini adalah "laporan kinerja" terbaik yang tidak bisa dibeli dengan apa pun.
Terima kasih, Pak Kapolres. Untuk satu tahun yang tenang, berprestasi, dan penuh harmoni dan selamat atas jabatan barunya sebagai Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri. (Pz).