PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI – Pengurusan Roya Sertifikat di Kantor BPN Sinjai kembali di soal oleh warga Sinjai, A. Sofyan Yanwar.
Pasalnya usai melakukan aksi Demo di Kantor BPN Sinjai belum lama ini dan menyampaikan aspirasinya ke perwakilan rakyat Anggota DPRD yang terhormat, seperti diwartakan Media ini sebelumnya, Rabu (18/10/2023) lalu dengan harapan dirinya dipanggil saat RDP.

Akan tetapi A. Sofyan Yanwar tidak dikabarkan atau dipanggil untuk turut hadir dalam rapat dengar pendapat di DPRD, yang hadir hanya dari pihak BPN, Rabu (25/10/2023).
“Pada saat RDP di DPRD Sinjai terkait aspirasi soal pengurusan Roya Sertifikat, kami tidak diberi kabar dan tidak diundang,”jelasnya.

A. Sofyan Yanwar mengatakan,’komitmen BPN Sinjai memaksimalkan program 7 Layanan Prioritas Pertanahan tersebut masih jauh dari harapan masyarakat,”katanya, Jumat (27/10/2023).
Meski dikabarkan melalui 7 program pelayanan prioritas tersebut, hasil update pertanggal 25 Oktober tahun 2023 Kementerian ATRBPN, KPN Sinjai berada diurutan ke-2 dari 24 Kabupaten/Kota se- Sulawesi Selatan yang sebelumnya Kantor Pertanahan Sinjai berada diurutan 24 se-Sulawesi Selatan.
Namun faktanya di lapangan menurut A. Sofyan Yanwar saat ditemui di kediamannya menilai pelayanan Roya Sertifikat di BPN Sinjai Kepada masyarakat dinilai lamban.
“Kami sangat kecewa terhadap pelayanan di Kantor BPN Sinjai, masa mengurus Roya Sertifikat pencabutan hak tanggungan dari Bank BPD kepemilik semula sudah tiga bulan belum juga selesai,”ketusnya.
“sehingga dari kejadian tersebut, kami menarik paksa sertifikat itu dari Kantor BPN Sinjai, sebagai bentuk kekesalan dan kekecewaan kami atas pelayanan di BPN,”ujar A. Sofyan.
“Katanya akan memberikan pelayanan terbaik tapi faktanya tidak demikian,”tandasnya.
Sementara itu menurut penjelasan dari pihak Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan Sinjai, Elrianto Sara atau akrab disapa Aldho, menyampaikan bahwa,”setelah kami teliti sertifikat Roya dengan KTP pemilik, ada kesalahan data tahun kelahiran pemilik sertifikat Roya di KTP dan Sertifikat yang tertera berbeda tahun dengan KTP pemilik,”jelasnya.
Akan tetapi penjelasan dari pihak BPN baru disampaikan kepada pemilik sertifikat Roya A. Sofyan yang dikuasakan mengurus di BPN setelah 3 bulan lamanya, kalau ada kekeliruan data.
Berangkat dari kekecewaan dan mis komunikasi tersebut, A. Sofyan melakukan aksi Demo bersama warga Sinjai di Halaman Kantor BPN beberapa waktu lalu.
Dalam aksi demo di halaman Kantor BPN, ada beberapa spanduk yang dibentangkan bertuliskan, “BPN Sinjai Profesional dan Integritas, Omong Kosong”.
“Kenapa diperlambat kalau bisa cepat, Ada Apa ??.
Andi Sofyan manambahkan dalam waktu dekat ini akan kembali bersama puluhan massa turun demo ke Kantor BPN Sinjai, karena ini kesalahan dari pihak BPN yang salah pengetikan di Sertifikat terkait tahun kelahiran Hj. Andi Ernawati tahun 2001 yang sebenarnya di KTP tahun 1969.
“Kami akan kembali turun demo bersama puluhan massa dalam waktu dekat ini”.
Sementara itu Ketua Fraksi Nurani Berjuang, M. Takdir, menjelaskan hasil dari RDP dengan pihak BPN di DPRD Sinjai,”Kami dari DPRD meminta kepada BPN Sinjai agar memberikan informasi lengkap kepada masyarakat sehingga saat mengurus tidak bolak balik, sebab ini terkait dengan peningkatan pelayanan di BPN,”ujarnya.
Lanjut disampaikannya, menurut penjelasan dari Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor BPN saat RDP, menyampaikan terkait dengan Roya Sertifikat atas nama Hj. Andi Ernawati, ada kekeliruan data di sertifikat dan KTPnya berbeda tahun kelahirannya,”sambung Takdir.
Namun katanya soal ini akan kami bantu dan proses hanya sehari saja jika sudah ada surat keterangan penetapan dari pengadilan negeri yang menyebutkan bahwa nama pemohon yang ada disertifikat dengan yang ada di KTP adalah orang yang sama,”tutur Andi Takdir menirukan pernyataan Aldho.
Pada kesempatan tersebut, Nur Alam sempat menceritakan pengalamannya, katanya dirinya juga pernah mengurus sertifikat yang memakan waktu berhari-hari, hingga dirinya membatalkan pengurusan di BPN,” ungkap Takdir
Turut hadir saat RDP dengan BPN di DPRD Sinjai, Wakil Ketua Komisi I, M Takdir dari Fraksi Nurani Berjuang, Zahra Fraksi Demokrat, Nurbaya Toppo Fraksi PPP, Nur Alam Fraksi Golkar dan Darwis dari Fraksi Nasdem, serta pihak dari BPN Sinjai Aldho bersama salah seorang anggotanya. (Pz).