PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI SELATAN – Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, memicu gugurnya daun-daun kering dari pepohonan peneduh di tepi jalan.
Kondisi ini membuat sampah organik berserakan dan menjadi pemandangan baru di pertigaan Jalan Sungai Tangka dan Jalan Anggrek, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (29/9/2026).
Guguran daun kering dari pohon peneduh berukuran besar di sudut pertigaan tersebut tampak menumpuk di badan jalan raya tanpa penanganan dari pihak terkait.
Penumpukan sampah daun kering yang tak kunjung dibersihkan ini menuai perhatian sekaligus sorotan dari warga setempat dan pengguna jalan yang melintas. Keberadaan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sinjai pun dipertanyakan.
"Kemana petugas kebersihan dari DLHK Sinjai yang bertugas menyapu dan membersihkan di wilayah tersebut?" ujar salah seorang warga setempat di lokasi, Selasa.
Hingga berita ini diturunkan, tumpukan daun kering masih terlihat memenuhi sudut jalan raya. Warga berharap pihak DLHK Sinjai segera menerjunkan petugas kebersihan untuk merapikan kawasan tersebut agar pengguna jalan tetap nyaman dan aman. (Pz).