Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dua Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai, 13 Ton Ikan Tuna Dikirim ke Jakarta

Jumat, 25 September 2026 | 15:05 WIB Last Updated 2026-09-25T07:05:53Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI SELATAN — Kawasan pesisir Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. 

Dua menteri Kabinet Presiden Prabowo Subianto, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono, turun langsung meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Jumat (25/9/2026).

Kunjungan kerja tersebut bertujuan memperkuat sinergi interkementerian dalam mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir, pengembangan koperasi, hingga penguatan tata kelola operasional kawasan nelayan. 

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait sinergi program pemberdayaan dan pengembangan koperasi, serta Surat Keputusan Bersama (SKB) tata kelola operasionalisasi KNMP.

Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menyambut hangat kedatangan para menteri tersebut. Menurutnya, momentum ini sangat strategis bagi Kabupaten Sinjai untuk menampilkan potensi kelautan dan perikanan daerah sekaligus menggaet dukungan penuh dari pusat.

Ratnawati mengungkapkan bahwa Kabupaten Sinjai dianugerahi wilayah laut seluas kurang lebih 901,67 kilometer persegi serta garis pantai sepanjang 28 kilometer. Dari potensi geografis tersebut, Sinjai mampu menghasilkan produksi perikanan tangkap sekitar 55.000 ton per tahun dan potensi budidaya mencapai 38.894 ton.

Kendati demikian, Ratnawati menekankan bahwa melimpahnya sumber daya alam harus diimbangi dengan sistem pengelolaan yang modern. Besarnya potensi yang dimiliki daerah perlu dikelola secara profesional agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Ia juga menegaskan bahwa KNMP bukan sebatas proyek pembangunan sarana fisik di wilayah pesisir. Program ini merupakan bagian integral dari enam program prioritas nasional KKP RI yang berfokus pada penguatan ekonomi warga.

Melalui keberadaan KNMP, pemerintah daerah berharap program ini dapat mendukung swasembada pangan nasional serta mendorong penerapan ekonomi biru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Selain itu, kawasan ini diproyeksikan mampu membuka banyak lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan masyarakat pesisir.

Unjuk kekuatan sektor perikanan Sinjai juga ditunjukkan secara nyata dalam kesempatan tersebut melalui pelepasan pengiriman 13 ton ikan tuna menuju Jakarta. Pengiriman ini menjadi bagian dari rangkaian agenda nasional yang digelar serentak bersama KNMP dari 64 titik di seluruh Indonesia.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Dirjen Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan, Ketua Satgas Operasional KNMP, Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda, Ketua DPRD Sinjai, jajaran Forkopimda, serta pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sinjai. (Adv).
×
Berita Terbaru Update