PAPARAZZIINDO.com. SINJAI SULAWESI SELATAN — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinjai Utara Bongki memastikan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya telah berjalan sesuai kriteria teknis.
Kepastian tersebut ditandai dengan pemasangan label informasi batas waktu konsumsi MBG serta rincian nilai gizi pada setiap wadah (ompreng) makanan yang dibagikan kepada para penerima manfaat.
Kepala SPPG Sinjai Utara Bongki, Miftahul Khair Suhardi, yang ditemui Senin 24 Agustus 2026 menegaskan bahwa penempelan label tersebut merupakan langkah krusial untuk menjamin kualitas dan keamanan konsumsi pangan harian.
"Kebijakan ini mengacu langsung pada arahan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat, Dr. Sudaryono, yang diteruskan melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Sinjai, Sapriadi,"ujarnya.
Menurut Miftahul, seluruh unit ompreng yang dikirim ke tiap titik sasaran telah melalui standardisasi kelayakan medis dan kecukupan gizi.
"Saat ini layanan MBG mencakup delapan sekolah dan satu unit BKKBN yang tersebar di tiga kelurahan, yakni Balangnipa, Bongki, serta Biringere.
Total penerima manfaat tercatat sebanyak 2.830 jiwa yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga peserta didik dari jenjang kelompok bermain (KB), TK, SD, hingga SMA. Langkah penataan prosedur distribusi ini diharapkan dapat menjaga kualitas asupan gizi secara optimal sekaligus meminimalkan risiko kontaminasi makanan di lapangan,"tutupnya. (Pz).