Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bersama Danantara, BRI Sabet Gelar Penyetor Pajak Terbesar Sektor Keuangan! Segini Nilainya

Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB Last Updated 2026-07-15T03:22:19Z

PAPARAZZIINDO.com. JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali membuktikan taringnya sebagai salah satu tulang punggung penerimaan negara. Di bawah supervisi Danantara, bank pelat merah ini sukses memantapkan posisinya sebagai salah satu penyetor pajak terbesar di industri keuangan Indonesia, tepat pada momentum peringatan Hari Pajak Nasional.

Kinerja gemilang ini menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi pembangunan nasional. Di tengah situasi perekonomian global yang penuh tantangan, setoran BRI ke kas negara tetap melesat tinggi.

Pada tiga bulan pertama tahun 2026 saja, total setoran konsolidasian BRI ke negara sudah menembus angka Rp 19,1 triliun. Jumlah fantastis ini terdiri dari setoran pajak sebesar Rp 8,1 triliun serta dividen tahun berjalan yang mencapai Rp 11,0 triliun.

Konsisten Sumbang Puluhan Triliun Tiap Tahun
Jika menengok ke belakang, kontribusi jumbo dari BRI ini bukanlah hal baru. Berdasarkan data tiga tahun terakhir, emiten bersandi saham BBRI ini secara konsisten menyetor dana hingga puluhan triliun rupiah ke kas negara.

Pada tahun 2023, total setoran BRI tercatat sebesar Rp 50,5 triliun, yang terdiri dari pajak Rp 27,3 triliun dan dividen Rp 23,2 triliun. Angka ini melonjak tajam pada tahun 2024 dengan total setoran mencapai Rp 57,6 triliun, dengan rincian pajak Rp 31,9 triliun dan dividen Rp 25,7 triliun. Sementara pada tahun 2025, BRI kembali menyetor Rp 55,8 triliun yang mencakup pajak Rp 28,1 triliun dan dividen Rp 27,7 triliun.

Adapun seluruh setoran tersebut mencakup berbagai komponen kewajiban perpajakan, mulai dari Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Meterai, Pajak Penghasilan Badan, hingga Pajak Daerah.

Sokongan Fundamental Bisnis yang Super Kokoh
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa kepatuhan pajak ini merupakan bagian dari kontribusi nyata perseroan dalam mendukung fiskal dan pembangunan nasional. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Badan Pengaturan BUMN dan Danantara Indonesia untuk terus mendorong penciptaan nilai tambah (value creation) yang berkelanjutan.

Kemampuan BRI untuk terus menyokong keuangan negara ini tentu tidak lepas dari fundamental bisnis perusahaan yang sangat sehat. Hingga Kuartal I 2026, BRI Group berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp 15,5 triliun di tengah tekanan global.

Kekuatan modal BRI juga tercermin dari total aset yang tumbuh 7,2% secara tahunan (YoY) mencapai Rp 2.250 triliun. Sementara itu, penyaluran kredit dan pembiayaan melesat 13,7% menjadi Rp 1.562 triliun, diiringi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 1.555,1 triliun yang didominasi oleh dana murah (CASA) senilai Rp 1.058,6 triliun. Bersama Danantara Indonesia, BRI optimistis akan terus mengakselerasi pertumbuhan berkualitas demi kemakmuran bangsa.
×
Berita Terbaru Update