Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dinkes Sinjai Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar, Bekali Pegawai Non-Nakes Hadapi Situasi Darurat

Rabu, 06 Mei 2026 | 14:33 WIB Last Updated 2026-05-06T06:33:39Z

PAPARAZZIINDO.com. SINJAI - Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Kesehatan resmi menggelar In House Training Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada kasus kegawatdaruratan tahun 2026. 

Langkah ini diambil guna memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan pemerintahan dalam menangani situasi kritis yang bisa terjadi kapan saja.

Kegiatan yang berlangsung mulai Rabu (6/5/2026) ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, drg. Farina Irfani. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keterampilan penanganan awal sebelum tim medis tiba di lokasi kejadian.

Farina menjelaskan bahwa kasus kegawatdaruratan seperti henti jantung, henti napas, hingga kecelakaan bisa menimpa siapa saja di lingkungan kerja. Menurutnya, tindakan pertolongan pertama yang cepat dan tepat menjadi kunci utama dalam menyelamatkan nyawa serta memulihkan kondisi korban sebelum mendapatkan perawatan intensif.

Pelatihan ini dilakukan dengan metode hybrid selama dua hari. Hari pertama dilaksanakan secara daring untuk penyampaian teori, sementara hari kedua akan difokuskan pada sesi luring atau praktik langsung di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Sinjai pada Kamis (7/5).

Sebanyak 33 peserta yang berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Sinjai dilibatkan dalam agenda ini. Menariknya, peserta yang diundang bukanlah tenaga kesehatan, melainkan pegawai non-kesehatan yang memiliki peran strategis di garis depan pelayanan publik, seperti petugas front office, staf pelayanan, hingga petugas keamanan.

Dinkes Sinjai sengaja menyasar mereka yang belum pernah mengikuti pelatihan serupa agar memiliki komitmen kuat menjadi first responder atau penolong pertama di instansi masing-masing.

Untuk memastikan kualitas materi, dr. Ahmad Pathoni Halim, Sp.An, dihadirkan sebagai narasumber ahli. Peserta tidak hanya dicekoki teori konsep dasar BHD, tetapi juga wajib mengikuti simulasi dan praktik langsung guna mengasah kesigapan mereka.

Melalui inisiatif ini, Dinas Kesehatan berharap para pegawai di lingkup Pemkab Sinjai tidak lagi gagap saat menghadapi situasi darurat medis. Target akhirnya adalah menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, di mana setiap orang memiliki kesiapan untuk memberikan pertolongan pertama demi meningkatkan peluang keselamatan korban. (Adv).
×
Berita Terbaru Update