PAPARAZZIINDO.com. SINJAI - Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, mengeluarkan peringatan keras agar praktik perundungan atau bullying tidak lagi dianggap sebagai hal biasa di lingkungan sekolah.
Ia menegaskan bahwa institusi pendidikan harus bertransformasi menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali.
"Tidak boleh lagi ada bullying di sekolah. Setiap anak berhak mendapatkan rasa aman dan dihargai," tegas Ratnawati saat membuka Semarak Hardiknas di Lapangan Tennis Andi Arifuddin Mattotorang. Ia menekankan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak untuk tumbuh, bukan justru menjadi sumber ketakutan.
Ratnawati juga mengingatkan para guru dan orang tua agar memperkuat kolaborasi dalam melakukan pengawasan. Baginya, penanganan perundungan tidak bisa hanya bertumpu pada pihak sekolah, melainkan butuh keterlibatan aktif semua pihak untuk mendeteksi dini masalah sekecil apa pun sebelum berdampak fatal pada karakter anak.
Lebih lanjut, seluruh satuan pendidikan di Sinjai diminta untuk lebih responsif terhadap segala bentuk perundungan, baik fisik, verbal, maupun yang terjadi di media sosial.
Ratnawati berpesan agar pendidikan tidak hanya mengejar target akademik semata, tetapi wajib mengedepankan pembentukan empati dan karakter siswa agar tercipta lingkungan sekolah yang benar-benar ramah anak. (Adv).