PAPARAZZIINDO.COM – Sepanjang aliran Sungai Tangka Kabupaten Sinjai diduga tercemar akibat tumpahan Solar. Senin (28/03/2022).
Menurut salah seorang warga Sinjai, tumpahan solar yang mencemari di sepanjang aliran sungai Tangka ini berasal dari Pelabuhan Larea-rea.
“Kemungkinan tumpahan Solar yang berlebihan ini berasal dari Pelabuhan, sebab tidak mungkin baunya menyengat begini kalau hanya tumpahan biasa, bisa jadi ini tumpahan Solar lebih dari beberapa drum,”ujar salah seorang warga Larea-rea kepada Paparazziindo.com.
Lanjut disampaikannya,”sejak 10 tahun terakhir saya perhatikan, baru kali ini bau solar di aliran Sungai Tangka ini sangat menyengat dan sampai sekarang bau solar ini masih menyengat,”sambungnya.
Dengan adanya kejadian ini, kita harap agar pihak terkait bisa turun langsung dilapangan, sehingga kedepannya aliran Sungai Tangka ini tidak lagi tercemar tumpahan Solar demi kelangsungan ekosistem lingkungan yang sangat berdampak terhadap habitat kerusakan lingkungan,”harapnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sinjai, Evikasim Noor yang dihubungi terpisah via telepon selulernya, Senin malam, menyampaikan,” Tadi pagi tim dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan tim dari Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Sinjai, telah turun untuk mengambil simple air di Sungai Tangka Sinjai, untuk diteliti dan dibawah ke Laboratorium,”ujarnya.
“Jadi yang turun tadi pagi mengambil simple air di sungai Tangka, dari pihak DLHK Sinjai, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan, A. Sinar, SH, Kepala Seksi Pencernaan Lingkungan Normalia, ST dan termasuk Tim Analisis LAB lingkungan Hidup. Cuma hasilnya kita belum tau karena baru mau diteliti,” tutupnya. (Pz)